Suara.com - Produsen busana dan perlengkapan olahraga Jerman, Puma, pada Selasa (17/12/2014), menunjuk Rihanna sebagai direktur kreatif. Penunjukkan penyanyi top dunia asal Barbados itu dinilai sebagai langkah Puma untuk marebut pasar produk olahraga perempuan yang sedang bertumbuh pesat.
Puma mengatakan bahwa dalam kontrak yang mulai berlaku Januari itu, Rihanna akan ditampilkan sebagai duta produk-produk busana olahraga perempuan. Sebelumnya Puma juga sudah menggandeng juara lari dunia, Usain Bolt.
CEO Puma, Bjorn Gulden, mengatakan bahwa menggandeng artis top dunia seperti Rihanna sangat penting terutama untuk memperkuat citra merek Puma di beberapa cabang olahraga seperti sepak bola, lari, dan motorsport.
"Profil globalnya, karisma, ambisi, dan kepribadiannya, semua itu menjadikan Rihanna duta yang sempurna untuk merek kami," kata Gulden.
Diharapkan Rihanna bisa membantu Puma merebut pasar lebih besar di segmen busana olahraga perempuan yang masih didominasi oleh Nike dan Adidas, dua saingan utamanya.
Nike kini menguasai 18 persen pasar busana olahraga perempuan dan menargetkan pertumbuhan hingga 19 persen pada 2017. Adapun Adidas memperkirakan 30 persen dari total penjualannya datang dari produk-produk olahraga perempuan. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123