Belum lama ini, ribuan orangyang gemar membaca memadati Museum Nasional Jakarta. Jangan heran, selama dua hari pada 6-7 Desember lalu para kutu buku yang tergabung dalam Komunitas Goodreads Indonesia tengah menghelat kegiatan puncak tahunan mereka, yakni Festival Pembaca Indonesia 2014. Berbagai kegiatan digelar di festival ini, seperti diskusi, memamerkan koleksi bahan bacaan hingga menukar buku.
"Festival Pembaca Indonesia 2014 ini adalah kegiatan yang merangkum kegiatan Goodreads Indonesia selama satu tahun. Di sini semua ada. Mulai dari talkshow, workshop, pokoknya semua kegiatan kita," kata Harun Harahap, Moderator Goodreads Indonesia pada suara.com beberapa waktu lalu.
Festival ini, lanjut Harun merupakan ajang, ruang sekaligus waktu bagi para anggota komunitas maupun pembaca yang ingin berinteraksi lebih dekat. Kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi para pembaca dengan pembaca, atau pembaca dengan penulis.
Komunitas yang berdiri sejak 2007, Goodreads Indonesia memang ditujukan untuk mereka yang gemar membaca, khususnya buku berbahasa Indonesia, dan mereka yang ingin mendiskusikan buku-buku yang dibacanya. Komunitas yang didirikan oleh Femmy Syahrani ini, berusaha untuk selalu berperan aktif dalam dunia literasi di Indonesia. Dan Goodreads Indonesia tidak mau berhenti hanya pada tahapan sebagai komunitas pembaca pasif.
Komunitas ini berkehendak untuk menjadi komunitas pembaca aktif yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
"Kami memang berawal dari situs goodreads.com. Ide awal membentuk komunitas Goodreads Indonesia itu adalah, ingin mendata dan memgumpulkan buku-buku berbahasa Indonesia," ungkap Harun.
Alasannya, lanjut Harun, Goodreads Indonesia melihat, perpustakaan ataupun lembaga lainnya tidak memiliki data yang begitu lengkap tentang buku-buku berbahasa Indonesia.
Dari upaya itu, lantas hubungan antar anggota pun berkembang. Mereka mulai sering mengadakan acara, berkumpul antara pembaca satu dan pembaca lainnya, khususnya pembaca yang juga membaca buku berbahasa Indonesia.
"Mengapa buku berbahasa Indonesia, karena kita merasa prihatin dengan buku berbahasa Indonesia. Apalagi tentang pendataannya. Kalau bukan orang Indonesianya sendiri yang mendata, lantas siapa lagi?" tambah dia.
Akhirnya, kegiatan yang mereka ciptakan, khususnya di dunia nyata pun terus berkembang. Kini anggotanya mencapai 13 ribu orang yang tersebar di berbagai kota di Tanah Air. Beberapa kegiatan pun mulai rutin dilakukan, di antaranya membuat Klub buku. Klub Buku ini, kata Harum biasa digelar setiap bulan, dengan kegiatan seperti berbagi dan berdiskusi tentang buku, bersama dengan semua pembaca dan kadang juga penulisnya. Ada juga 'Jelajah buku yang merupakan kegiatan berjalan-jalan, napak tilas yang terinspirasi dari cerita dalam buku.
"Kita pernah bikin napak tilas berdasarkan buku 'Ku Antar Kau ke Pintu Gerbang'. Nah itu kita jalan ke Bandung. Pernah juga napak tilas ke tempat Bung Karno dulu tinggal," cerita Harun.
Selain itu, Komunitas Goodreads Indonesia juga sering menggelar kegiatan nonton bareng film yang diadaptasi dari buku.
"Ada juga kopi darat. Nah event yang paling terakhir, event puncak selama satu tahun, adalah Festival Pembaca Indonesia ini," imbuh Harun.
Meski fokus mendata buku-buku terbitan dalam negeri, Goodreads Indonesia tak pernah membatasi buku bacaan apa yang akan dibaca oleh para anggotanya.
Saat ini, Komunitas Goodreads Indonesia tak hanya ada di Jakarta saja, namun sudah tersebar di banyak kota di Indonesia, seperti Medan, Semarang, Denpasar, Surabaya hingga Yogyakarta.
"Mereka sudah berkegiatan sendiri-sendiri. Jadi tidak perlu menunggu Goodreads Jakarta untuk berkegiatan. Mereka memiliki programnya sendiri. Nah kumpulnya itu pas sekarang ini. Saat acara Festival Pembaca Indonesia," tambahnya.
Harun berharap, Komunitas ini dapat membuka masyarakat luas kegiatan membaca bukanlah kegiatan yang pasif. Tapi kegiatan aktif yang menyenangkan yang menyuguhkan beragam pengalaman, dengan berbagai cara-cara kegiatan di atas.
"Yang pasti kami ingin mengajak semua orang, yang mungkin nggak suka baca, sekarang jadi suka baca. Atau mereka bisa ikut memeriahkan kehidupan pembaca. Yang dulunya bacanya sendiri di dalam kamar, sekarang bisa sharing sama orang lain untuk mendiskusikan buku yang kita baca," kata Harun.
Untuk bergabung di Goodreads Indonesia, cukup mendaftar di situs goodreads.com. Sign up, masukkan data pribadi, selanjutnya bergabung ke grup Goodreads Indonesia, proses pun selesai.
Berita Terkait
-
Seni Mencintai dengan Waras di Buku Closer to Love Karya Vex King
-
Review Novel Perkumpulan Anak Luar Nikah: Rahasia Gelap Sejarah Tionghoa Indonesia
-
Selangkah Lebih Dekat dengan Anak di Buku Anak yang Penuh Kecemasan
-
Bagaimana Islam Memuliakan Perempuan? Ulasan Buku Karya Al-Buthi
-
Menghempas Energi Buruk di Buku Memaafkan yang Tak Termaafkan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda