Suara.com - Ilmuan di Amerika Serikat menyatakan menemukan cara memasak nasi yang bisa menurukan kandungan kalori secara drastis.
Penelitian yang dilakukan ilmuan dari National Meeting & Exposition of the American Chemical Society (ACS) ini merupakan salah satu bagian usaha untuk mengurangi obesitas di seluruh dunia.
Tim peneliti menyiapkan teknik memasak khusus yang mungkin dapat menurunkan kalori dalam nasi sekitar 50-60 persen.
Beginilah cara ilmuan memasak nasi berkalori rendah.
1. Tambahkan satu sendok teh minyak kelapa ke air mendidih.
2. Tambahkan setengah mangkuk beras. Didihkan dengan api kecil selama 20-40 menit.
3. Dinginkan nasi selama sekitar 12 jam dalam lemari es.
Bagaimana proses ini menurunkan kalori? Jawabannya ada pada proses pemanasan dan pendinginan.
Proses itu merangsang reaksi kimia dalam makanan dan mengubah digestible starch atau pati yang dapat dicerna pada beras menjadi pati resisten, yang tidak dipecah usus kecil, sehingga mengurangi jumlah kalori pada beras.
Peneliti mengungkapkan jika memanaskan ulang beras tidak mempengaruhi tingkat pati resisten dan tetap membuat level digestible starch rendah. (Ubergizmo)
Tag
Berita Terkait
-
Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, Aparat Gabungan TNI-Polri Masih Siaga
-
Situasi Menteng Usai Amukan Warga: Kondusif, Garis Polisi Masih Melingkar di Bangunan Terbakar
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Sambal Tumpang: Eksekusi Yin dan Yang dalam Proses Mengolah Tempe Bosoknya
-
Lebih dari Sekadar Nasi Sisa, Sego Karak Adalah Simbol Kehangatan Masa Lalu
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI