Banyak orang memilih berlibur untuk melepaskan diri dari stres. Ya, pemahaman kita selama ini, pergi berlibur dapat menjauhkan dari ketegangan dan tekanan pekerjaan sehari-hari. Ternyata berlibur bukan cara yang tepat untuk mengusir stres.
Karena sebuah penelitian mengungkap satu dari empat orang yang berlibur pulang dengan perasaan lebih stres ketimbang saat mereka berangkat.
Survei yang dilakukan Nationwide Building Society itu mengungkap sekitar 26 persen orang yang disurvei mengatakan berlibur untuk melepaskan diri dari stres, tapi 23 persen dari mereka mengaku kembali dari liburan dengan perasaan lebih stres daripada saat berangkat.
Jika didaftar, hal-hal yang memicu stres saat liburan itu antara lain adalah pengeluaran yang melebihi bujet, melupakan sesuatu, ketinggalan pesawat dan sedang dibicarakan rekan kerja jika terjadi kesalahan.
Dr David Lewis, ahli neuropsikologi yang juga mengetuai lab penelitian Mindlab mengatakan, tekanan saat liburan sering berasal dari harapan yang tidak realistis bahwa liburan benar-benar membebaskan.
"Faktanya adalah bahwa kekhawatiran tidak hilang, bahkan ketika pikiran Anda bebas dari tantangan sehari-hari dan tuntutan untuk mengatasi masalah sehari-hari, seperti kekhawatiran tentang besarnya pengeluaran," ujarnya.
Untuk mengatasi hal ini, ia menyarankan agar saat berlibur tetap melakukan hal-hal yang membuat otak tetap bekerja seperti mempelajari budaya dan bahasa lokal. Atau juga bisa belajar memasak dengan cara daerah yang dikunjungi.
"Ini akan membantu Anda bersantai lebih cepat," tambahnya. (bt.com)
Berita Terkait
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Diskon Tiket Kereta hingga Kapal Laris Manis, Serapan Stimulus Tembus 98%
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan