Suara.com - Melestarikan batik sebagai warisan budaya bisa dilakukan mulai dari mengenakan busana bermotif batik, mempelajari sejarah masing-masing motif batik hingga belajar membatik.
Tempat untuk belajar batik pun kini semakin banyak. Mulai dari sanggar seni, desa wisata, hingga sentra-sentra pembuatan batik.
Nah, salah satu tempat untuk belajar batik adalah Museum Tekstil. Di museum yang berlokasi di Jalan Aipda KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ini Anda bisa mengikuti workshop membatik secara kilat hingga profesional.
Kepala Museum Tekstil Dyah Damayanti mengatakan animo anak muda untuk belajar membatik cukup tinggi. Bahkan anak-anak TK hingga Sekolah Dasar kerap mengunjungi museum ini untuk belajar membatik.
"Kalau untuk anak sekolah seperti TK maupun SD datang untuk pelatihan kilat, sehari langsung jadi. Biasanya belajar membatik sapu tangan," kata Dyah ditemui usai Hari Peringatan Batik Nasional di Museum Tekstil, belum lama ini.
Khusus untuk anak TK atau balita, lanjut dia, teknik yang diajarkan dalam pelatihan membatik adalah batik cap yang relatif lebih aman. Sedangkan untuk anak SD hingga orang dewasa diajarkan membatik dengan menggunakan canting.
"Kalau anak-anak lebih ke yang sederhana dulu karena mereka motoriknya masih berproses. Kalau pakai canting kan panas cairannya, takutnya membahayakan anak TK atau balita, sehingga mereka lebih diajarkan batik cap dulu," imbuhnya.
Biaya yang dikeluarkan pengunjung untuk mengikuti workshop membatik ini dari Rp40.000 untuk pelatihan kilat. Sementara, tiket masuk ke museum yang buka pada Selasa hingga Minggu ini sebesar Rp2000 untuk pelajar dan Rp 5000 untuk orang dewasa. Anda tertarik?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung