Suara.com - Menguasai cara berkomunikasi secara efektif sangat bermanfaat untuk banyak hal. Seperti presentasi di tempat kerja, menyelesaikan perselisihan di lingkungan kerja atau hanya untuk sekedar bersosialisasi.
Untuk semua itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara yang tepat agar ide yang Anda miliki dapat tersampaikan dengan baik dan Anda juga perlu untu kmendengarkan orang lain.
Meski setiap hari, kita hampir selalu berbicara dengan orang lain, namun ini bukan berarti kita semua adalah seorang komunikator yang hebat. Berkomunikasi secara efektif dapat sangat menantang. Berikut adalah 11 cara untuk menjadi komunikator yang lebih baik.
1. Belajar untuk mendengarkan
Aktif mendengar adalah dasar dari semua komunikasi yang baik. Jika Anda tidak mendengarkan apa yang dikatakan lawan bicara, tidak ada cara bagi Anda untuk dapat merespons secara efektif. Fokus pada apa yang dikatakan oleh lawan bicara Anda, dan jika perlu, ulangi apa yang mereka katakan untuk memastikan Anda memahami poin yang mereka sebutkan.
2. Perhatikan bahasa tubuh
Perhatikan bahasa tubuh lawan bicara Anda,apakah mereka gelisah atau tenang? Menguap atau tersenyum? Dan, perhatikan juga bahasa tubuh Anda sendiri. Jika kata-kata Anda memancarkan kepercayaan diri, tapi bahasa tubuh Anda mengekspresikan kegelisahan, lawan bicara Anda akan menangkap hal itu. Sangat penting untuk membaca bahasa tubuh orang lain dan memperhatikan bahasa tubuh Anda sendiri.
3. Mengamati bagaimana orang lain berkomunikasi dalam konteks yang berbeda.
Sangat penting untuk Anda bisa memahami lawan bicara Anda. Jika Anda memberikan presentasi di tempat kerja, belajar bagaimana orang lain melakukannya (Anda dapat menonton video pidato akademisi terkenal, pengusaha, atau seorang profesional di bidang Anda). Jika Anda gugup tentang bagaimana bertindak di sebuah acara networking atau partai, ambil isyarat dari orang-orang di sekitar Anda.
4. Jangan takut sedikit diam
Melalukan kesalahan sesekali dalam percakapan adalah wajar, jadi jangan cemas jika ada percakapan yang tak lancar keluar dari mulut Anda. Plus, sesekali membuat jeda untuk memastikan Anda tidak mengganggu pemikiran siapapun.
5. Gunakan kata kerja dan bahasa yang membuat Anda percaya diri
Bahkan jika Anda sedang tidak merasa percaya diri, Anda masih tetap bisa terdengar percaya diri. Salah satu trik yang baik adalah menghindari kata-kata pengisi seperti "um" dan "uh" dan menggantinya dengan memperlambat pidato Anda sedikit. Selain itu, gunakan kata kerja seperti "mengevaluasi," "mengelola," dan "menyarankan."
6. Bertanya
Mengklarifikasi pertanyaan ini akan memastikan Anda memahami apa yang lawan bicara Anda katakan, dan menunjukkan bahwa Anda menunjukan perhatian padanya. (mentalfloss.com)
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
Karhutla Melanda di Berbagai Wilayah, Apa yang Bisa Kita Lakukan sebagai Warga Negara?
-
BRI Wujudkan Mimpi Pekerja Migran Indonesia Pulang ke Tanah Air dan Berkumpul Dengan Keluarga
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong
-
3 Serum Korea Ampuh Samarkan Flek Hitam dan Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pengguna
-
Eks Ketua PPATK Ungkap Sisi Lemah Pelaku TPPU: Paling Takut Jadi Miskin!
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan
-
Dedi Mulyadi Respon ABK Sukabumi yang Terlantar di Peraian Fiji, Janjikan Langkah Ini
-
Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam
-
Lebih dari Sekadar Pangan Lokal, Ini Kisah Nasi Oyek Selamatkan Jenderal Soedirman