"Sekitar tiga perempat perempuan di Inggris mengenakan kutang alias bra dengan ukuran yang salah. Ini cukup mengkhawatirkan," kata Elise Recour, Managing Director Gossard, produsen pakaian dalam dari Inggris.
Menurut Elise, ada sejumlah alasan mengapa 80 persen perempuan mengenakam ukuran bra yang salah. Ini bisa karena ketidaktahuan, malu dengan ukuran aslinya atau kemalasan mendasar.
Namun Elise juga mengingatkan bahwa mengenakan bra yang terlalu pas juga menyebabkan masalah buruk bagi kesehatan Anda.
"Kami juga telah melihat pergeseran di media dalam beberapa tahun terakhir ini, dengan adanya kampanye kesehatan payudara tetapi ternyata masih banyak perempuan yang tidak menyadari hubungan antara kesehatan payudara umum dan kesejahteraan dengan mengenakan ukuran bra yang tepat," imbuhnya.
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam urusan ini adalah pemilihan jenis bra yang tepat. Jika Anda pernah mencoba berolahraga dengan mengenakan bra normal atau tidak memakai bra sama sekali, Anda akan merasakan nyeri yang entah darimana asalnya. Dan ini terjadi pada hampir semua perempuan, berapapun ukuran payudaranya.
Ini terjadi karena payudara dapat berkembang hingga 8 cm lebih besar selama Anda berolahraga. Jika gerakan payudara ini tidak didukung dengan baik, tak heran jika Anda merasa sakit setelah itu.
"Bra olahraga yang dipasang dengan benar akan mengurangi gerakan hingga 83 persen (dibandingkan dengan kurang dari 35 persen yang diberikan oleh bra biasa). Ini penting untuk mengukur secara terpisah bra olahraga Anda," ujar Elise.
Ia menjelaskan bra olahraga dirancang khusus untuk tujuan mendukung payudara Anda. Tetapi fungsi ini dapat berlaku optimal hanya jika dipasang dengan benar. (bt.com)
Berita Terkait
-
Dosa Baru Israel, Wanita Palestina Pengidap Kanker Payudara Bertaruh Nyawa Gara-gara Ini
-
Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Viral di Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pelaku Pelecehan Seksual hingga Diceburkan ke Got
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah