Suara.com - Keindahan kain-kain khas Indonesia memang tak ada habisnya untuk dieksplorasi menjadi sebuah busana yang cantik dan indah. Bagi para desainer, wastra nusantara bisa menjadi inspirasinya dalam membuat suatu rancangan.
Tak ketinggalan label fesyen In a Beat yang digawangi oleh artis cantik Verlita Evelyn bersama dua temannya, Susi Susanti dan Meyer. Di hari ketiga Indonesia Fashion Week (IFW) 2016, In a Beat memamerkan koleksi terbarunya yang bertema Flobamora.
Koleksi ini khusus dirancang dengan menggunakan kain tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kebetulan suami saya asal Kupang, NTT, jadi lebih tahu mengenai tenun NTT. Selain itu, tenun NTT juga belum banyak yang menggunakan, tidak seperti batik dan lainnya. Kita ingin eksplor lebih lagi," ungkapnya dalam konferensi pers di gelaran IFW 2016, Sabtu (12/3/2016).
Dalam 40 koleksi yang dibagi atas tiga sekuen, In a Beat menggabungkan nuansa tradisional dari penggunaan kain tenun NTT dengan garis rancangan yang modern dan kasual, yang cocok dikenakan sehari-hari.
Tenun NTT dalam koleksi ini hadir begitu colorful dengan warna-warna cerah dan terang, seperti merah, biru, kuning, oranye, cokelat hingga tosca. Palet warna ini begitu menghadirkan kesan ceria dan bersemangat.
Pengaplikasian tenun NTT dalam koleksi ini juga begitu beragam. Selain menjadikan tenun NTT sebagai material utama dalam busananya, In a Beat juga mengaplikasikan tenun NTT sebagai detil di bagian pinggang atau ujung dress yang dikombinasikan dengan kain katun.
Beberapa busana berpotongan asimetris juga hadir dalam koleksi In a Beat ini. Tak ketinggalan busana siap pakai, seperti celana kulot, celana palazo, dress, tunik, rok, hingga blouse.
Seluruh koleksi In a Beat akan hadir dalam ferainya di beberapa, seperti Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan dengam kisaran Rp250 ribu-Rp450 ribu.
Berita Terkait
-
Smaranaa: Menghidupkan Memori dan Kehangatan Keluarga dalam Koleksi Raya Khanaan
-
Shella Saukia Debut di Garis Poetih Raya Collection 2026, Ressa Rossano Jadi Model
-
Bordir dan Upaya Daur Ulang Pakaian di Tengah Tren Fesyen Berkelanjutan
-
Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi
-
Gebrakan Fashion Indonesia: Purana dan Fuguku Pukau Panggung Internasional di Kuala Lumpur
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna
-
Moisturizer Niacinamide Jangan Dipakai dengan Serum Apa? Ini Contoh Produknya
-
Apakah Sepatu Adidas Samba Boleh Dicuci? Begini Cara Merawat yang Benar
-
Baru Diluncurkan, Tiket Early Bird Cravier 2026 Habis dalam Sekejap
-
5 Rekomendasi Sepeda Keranjang, Nyaman dan Fungsional untuk Pemakaian Sehari-hari
-
Dari Komunitas hingga Internasional, Produksi Topi Lokal Ini Buktikan Naik Kelas
-
Siapakah Baal Epstein Files? Ramai Disebut-sebut, Begini Sejarahnya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gravel Lokal, Modal 3 Jutaan Tembus Segala Medan
-
7 Fakta Little St. James, Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein
-
Kenapa Jeffrey Epstein Disebut Mata-Mata Israel? Diduga Punya Koneksi dengan Sosok Ini