Suara.com - Banyak orang peracaya bahwa uang bisa membeli kebahagiaan. Dan ternyata, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science membenarkan anggapan tersebut.
Studi yang menganalisis 76.000 transaksi jual beli yang dilakukan 625 orang menunjukkan bahwa uang benar-benar bisa membeli kebahagiaan terutama jika Anda mengeluarkannya untuk membeli hal-hal yang sesuai dengan tipe kepribadian Anda.
"Penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan yang lemah antara uang dengan kebahagiaan. Tapi nyatanya hal itu tergantung pada bagaimana kita membelanjakan uang yang dimiliki," ujar Joe Gladstone yang memimpin penelitian itu.
Gladstone menggambarkan bahwa orang yang membelanjakan uangnya sesuai dengan minat dan kepribadiannya cenderung mendapatkan kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang membelanjakan untuk hal yang tidak disenangi atau justru menekan pengeluaran.
Untuk mendapatkan temuan ini Ia dan rekan peneliti lainnya membagi responden ke dalam lima kepribadian mendasar yang mencakup keterbukaan terhadap pengalaman, kesadaran, extraversion, keramahan, dan neuroticism.
Pembelian meliputi makan malam di kafe menunjukkan bahwa pembeli memiliki keterbukaan yang tinggi, sedangkan mereka yang membelanjakan uangnya untuk beramal ataupun membeli hewan peliharaan cenderung memiliki kepribadian yang ramah dan penuh kasih sayang.
Selanjutnya responden menjalani serangkaian tes kepribadian dan survei kepuasan hidup. Demi memperkuat teori pertama, peneliti melakukan studi lanjutan. Pembeli dengan kepribadian yang terbuka diberi voucher untuk digunakan di bar, hasilnya mereka lebih bahagia. Begitu pula dengan pemilik kepribadiaj tertutup yang senang ketika mendapat voucher untuk dibelanjakan di toko buku.
Melalui dua studi ini, Gladstone menyimpulkan bahwa kebahagiaan bisa didapat dengan mudah meski harus membelanjakan uang dengan nominal tertentu, asalkan sesuai dengan tipe kepribadian dan memenuhi kebutuhan psikologis kita.
"Melalui pengeluaran terhadap produk tertentu kita dapat mengungkapkan kepribadian seseorang dan hal ini dapat membantu kita mencapai kebahagiaan untuk menemukan pekerjaan, lingkungan dan teman-teman yang tepat," imbuh Sandra Matz, rekan peneliti lainnya. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan
-
Ingin Hidup Lebih Tenang? Mulailah Menerapkan 'Micro Joy' Mulai Detik Ini
-
Hoki Besar! 3 Zodiak Ini Akhirnya Menemukan Kebahagiaan pada 8 Juli 2026
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 26 Juni 2026, Kebahagiaan Menanti!
-
5 Shio Paling Beruntung dan Bahagia 19 Juni 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL