Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan perempuan dikatakan cantik apabila mampu menjadi diri sendiri dan tidak melakukan perilaku imitatif.
"Kasihan perempuan jika tidak sempat menjadi diri sendiri. Kalau cantik itu hanya dimaknai berkulit putih nanti semua orang pakai obat pemutih, kalau dimaknai cantik itu rambutnya panjang nanti rambutnya disambung-sambung," kata Khofifah usai menjadi pembicara pada acara perempuan di Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Dia mengingatkan kembali pesan Gus Dur yaitu "be your self and do the best" yang berarti jadi diri sendiri dan lakukan yang terbaik. Menurut dia, jika pesan tersebut dijadikan pegangan hidup bagi kaum perempuan maka tidak akan ada perilaku imitatif.
"Maka perempuan yakinlah bahwa pada diri anda ada kemampuan, cuma kadang-kadang tidak sempat dideteksi," tambah dia.
Karena itu, melalui berbagai interaksi yang dilakukan perempuan dengan berbagai elemen maupun profesi akan memberikan nilai tambah dalam dirinya, ujar Khofifah.
"Dulu mulai SMA kelas dua di setiap buku saya pada halaman pertama selalu saya tulis setiap pertemuan akan memberikan nilai tambah , setiap interaksi akan memberikan nilai tambah. Maka
yakinlah interaksi dengan siapapun akan memberikan nilai tambah bagi kita" katanya.
Untuk itu, menurut Khofifah, lingkungan di mana perempuan itu berproses memang harus disiapkan dan harus ada pendampingan serta advokasi misalnya ada program keterampilan dan pelatihan. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat