Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai keberadaan perangko bukan hanya sebagai alat komunikasi tapi juga merekam peristiwa sejarah dan politik.
"Perangko telah menjadi bagian dari arsip sejarah yang penting, karena tidak hanya menjadi tanda bagi bea pengiriman pos, tetapi telah menjadi arsip bagi berbagai peristiwa bersejarah, alat komunikasi pembangunan, serta jembatan diplomasi yang menghubungkan berbagai bangsa," katanya saat membuka pameran filateli dengan tema "Politik dalam Perangko" di Gedung DPR dalam memperingati HUT RI ke-71 tahun dan HUT DPR ke-71 tahun di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/8/2016).
Dia mengatakan pameran filateli tersebut merupakan pesan bahwa perjalanan pos terekam peristiwa sejarah dan politik dalam sebuah perangko serta bagian tidak terpisahkan dari Indonesia.
Menurut dia, dunia filatelis Indonesia tetap eksis misalnya masih ada lelang filateli meskipun saat ini ada teknologi yang semakin berkembang.
"Ini bagian dari catatan sejarah yang dilakukan PT Pos dan sebagai pemanasan untuk pameran dan kompetisi filateli dunia di Bandung pada Agustus 2017," ujarnya.
Fadli menilai saat ini dunia filatelis banyak diminati kalangan muda, menandakan bahwa mereka ada keinginan mempelajari sejarah melalui perangko.
Dia mengatakan, saat ini koleksi perangko Indonesia yang merekam perjalanan bangsa banyak dimiliki warga negara lain sehingga itu menjadi pekerjaan rumah untuk mengembalikan koleksi tersebut ke dalam negeri.
"Koleksi Indonesia yang besar tidak dimiliki orang Indonesia namun oleh orang Singapura, sehingga itu tantangan kembalikan koleksi paling hebat ke Indonesia. Banyak kolektor dunia fokuskan ke Indonesia," katanya.
Pameran yang berlangsung sejak 18-26 Agustus 2016 itu menampilkan perangko-perangko yang menggambarkan berbagai peristiwa politik penting dalam sejarah Indonesia.
Koleksi perangko milik Fadli Zon, yang berjudul "Netherlands Indies Postal Cancellation 1789-1917" juga ikut dipamerkan.
Koleksi itu termasuk kelas Postal History ini menceritakan perjalanan cap pos yang diterakan pada seluruh surat dan kartu pos mulai dari masa sebelum ada perangko tahun 1789 (VOC dan pre-philately) sampai dengan masa sesudah ada perangko hingga tahun 1917, pada masa Hindia Belanda.
Koleksi Fadli tersebut pernah mendapatkan Medali Large Vermeil pada pameran filateli tingkat dunia di Singapura tahun 2015, dan di New York pada 2016.
Pada pameran filateli ini juga ditampilkan koleksi perangko seri Pemilihan Umum, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai organisasi dunia, hubungan-hubungan diplomatik, Reformasi 1998, lepasnya Timor Timur.
Selain itu juga menampilkan gambaran hasil-hasil pembangunan Indonesia setiap lima tahun sekali, tokoh-tokoh politik, hingga seri Presiden RI, mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.
Ditampilkan juga Sampul Hari Pertama Seri Presiden Joko Widodo yang ditandatangani asli milik Fadli Zon. (Antara)
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa
-
Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia