Suara.com - 'Tiket' untuk hidup lebih lama bisa jadi tertanam di pekarangan Anda. Ya, sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of California di San Diego dan University of Sapienza di Roma baru-baru ini menemukan kebiasaan masyarakat Acciaroli di Italia yang membuat mereka hidup hingga usia 100 tahun.
Ternyata setelah diteliti, masyarakat Acciaroli memiliki kebiasaan mengonsumsi daun rosemary yang dicampur pada masakan sehingga mereka terhindar dari berbagai penyakit degeneratif seperti serangan jantung, stroke dan diabetes.
"Kami menemukan bahwa warga Acciaroli makan rosemary hampir setiap hari. Dan menurut penelitian, rosemary memang dapat meningkatkan fungsi otak," ujar peneliti Alan Maisel dari University of California seperti dilansir New York Post.
Ahli gizi dari Cleveland Clinic, Kristin Kirkpatrick berpendapat bahwa manfaat rosemary dalam menangkal berbagai gejala penuaan dalam tubuh, terkait dengan minyak esensial yang dikandungnya. Bahkan menurutnya dengan menambahkan dua sendok makan daun rosemary ke dalam masakan beberapa kali seminggu, sudah dapat memberi efek positif bagi kesehatan.
Kirkpatrick pun memberi lima cara penggunaan daun rosemary yang bisa Anda tiru.
1. Campur dalam daging
Rosemary dapat menguatkan cita rasa masakan berbahan daging. Koki asal New York, Danielle Rehfeld menyarankan untuk memotong halus terlebih dahulu daun rosemary lalu campur dengan minyak zaitun dan bawang putih. Selain rasa semakin nikmat, makanan berbahan daging ini juga lebih sehat berkat campuran rosemary.
2. Memanggang kentang
Salah satu cara sederhana menggunakan rosemary dalam masakan adalah saat memanggang kentang. Tambahkan daun rosemary, minyak zaitun, garam dan bawang putih saat Anda memanggang kentang.
3. Memasak sup
Rosenary juga bisa Anda nikmati dalam semangkuk sup. Cukup tambahkan daun rosemary dalam bahan sup Anda dan nikmati aroma segarnya yang menenangkan hati.
4. Membuat cake atau brownies
Rosemary juga bisa digunakan sebagai campuran makanan penutup. Caranya pun cukup mudah, Anda hanya perlu mencampur cokelat dan rosemary yang sudah ditumbuh halus pada adonan cake atau brownies. Anda pun tak perlu merasa berdosa saat menyantap hidangan berkalori tinggi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan