Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum jika perempuan cenderung lebih cepat membawa perasaan atau 'baper' ketika mendapat perhatian dari lawan jenis. Tapi untuk urusan jatuh cinta, sebuah studi menunjukkan fakta sebaliknya.
Dalam sebuah survei yang dilakukan pada 173 mahasiswa, dikatakan bahwa lelaki jatuh cinta lebih cepat dan mengekspresikan cintanya lebih dulu dari pada perempuan. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa pernyataan 'dibodohi oleh cinta' bukanlah kata yang tepat untuk perempuan seperti yang biasa diasumsikan.
Menurut wakil studi dalam penelitian tersebut, psikolog Marissa Harrison menemukan bahwa perempuan selalu dikatakan jauh lebih perasa.
"Baik laki-laki maupun perempuan dalam penelitian kami menduga bahwa perempuan akan jatuh cinta dan mengatakan 'Aku cinta Kamu' lebih cepat dibanding lelaki," ucapnya seperti yang dikutip dari Broadly.
Sementara Neil Lamont, seorang psikolog yang berbasis di London beranggapan, secara umum lelaki digambarkan lebih pragmatis dan menghindari komitmen.
"Tetapi, hubungan yang mendalam sama pentingnya bagi laki-laki sebagaimana bagi perempuan. Sementara norma-norma kultur sosial memaksa laki-laki untuk lebih kuat dan tangguh, realitasnya, laki-laki seperti itu biasanya telah menemukan hubungan cinta yang dalam dan bermakna," paparnya.
Tentang mengapa lelaki lebih cepat jatuh cinta, Marissa mengatakan, perempuan secara perlahan merasa lebih waspada (dalam alasan yang bagus).
"Saya rasa perempuan secara tidak sadar menunda cinta dibanding laki-laki. Perempuan memiliki lebih banyak kesempatan untuk kehilangan reproduktif pada pasangan yang salah. Perempuan terlahir dengan jumlah indung telur yang terbatas, sementara laki-laki menghasilkan jutaan sperma setiap harinya," jels dia.
Sedangkan Ingrid Collins, seorang psikolog dari London Medical Center, mengatakan bahwa perilaku lelaki menunjukkan sifat alamiah yang sama seperti pada kerajaan hewan, dimana pejantan memiliki peran sebagai pemburu sementara betina lebih fokus pada tujuan jangka panjang, seperti mengasuh dan membesarkan anak.
Baca Juga: 4 Manfaat Kesehatan Bercinta ala "Fifty Shades Darker"
Jika belum merasa cukup bukti, mengungkapkan kalimat 'Aku cinta Kamu' lebih dulu bisa juga merupakan metode 'klaim teritorial'. Psikolog Neil Lamont juga percaya bahwa lelaki cenderung mengungkapkan lebih dulu karena perempuan secara umum menghindari risiko.
"Perempuan kurang mengekspresikan rasa cinta yang mendalam sampai mereka merasa aman dan nyaman untuk melakukannya," terangnya.
Namun, hanya karena lelaki berpikir bahwa dia telah jatuh cinta, bukan sebuah garansi bahwa rasa cinta tersebut bisa bertahan lama.
"Sepengalaman saya sebagai terapis, laki-laki cenderung lebih bersemangat mencari pasangan atau jodoh tetapi juga untuk tetap memilih-milih," kata Ingrid.
Meski begitu, lelaki biasanya tetap akan jadi yang pertama untuk bilang 'Aku cinta Kamu'. [Risna Halidi]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jadi Destinasi Baru Bulan Agustus, Styles Land Ajak Pengunjung Eksplorasi Dunia Kreatif di Jakarta
-
6 Weton Tibo Pati: Harus Rasakan Kesulitan Rezeki Sebelum Akhirnya Sukses Bergelimang Harta
-
Tanggal Kembar 8.8, Saatnya Lengkapi Kebutuhan Skincare hingga Vitamin dengan Lebih Hemat
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Akal-akalan Peredaran Tramadol Ilegal di Jatim, Dijual di Marketplace Jadi Sparepart
-
140 Sekolah SMA/SMK di Lampung Bersolek Total Tahun Ini
-
Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemkab Simalungun
-
Timnas Indonesia Tersingkir di AFF! Alarm Keras Menuju Piala Asia 2027: Masih Layakkah John Herdman?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja
-
Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi