Suara.com - Bicara soal Bali tidak akan lengkap jika tak bicara soal pantai-pantainya yang cantik. Kuta, Sanur, Tulamben, atau Lovina sudah jadi objek yang wajib dikunjungi oleh para pelancong di Pulau Dewata itu.
Tetapi ada satu pantai yang unik di Bali. Jika pantai-pantai lain yang disebutkan tadi banyak dikunjungi wisatawan pada umumnya, maka di pantai yang satu ini setiap harinya mengantre puluhan calon pengantin yang ingin berfoto prewedding.
Pantai Balangan namanya dan letaknya di selatan Bali. Menuju ke sana, kamu bisa melewati rute ke Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Unggasan, Jimbaran, sebelum belok kanan melewati jalan-jalan kecil untuk mencapai pantai dan tebing yang menawan itu.
Ketika Suara.com mendatangi Pantai Balangan pada Rabu (22/11/2017) kemarin, terlihat setidaknya enam pasang pengantin, lengkap dengan tim fotografer masing-masing sedang mengantre berfoto di pantai dan tebing Balangan.
Menurut Yanto, yang sehari-hari menyewakan mobil Ford Impala keluaran tahun 1962 di lokasi itu, biasanya ada puluhan pasang pengantin mengantre untuk berfoto di lokasi tersebut setiap harinya.
Impala merah milik Yanto sendiri khusus disewakan untuk berfoto bagi para pengantin. Ia menetapkan tarif hingga Rp1 juta bagi para penyewa yang berminat.
"Hari ini memang cukup sepi. Mungkin karena sejak siang sudah hujan," kata dia.
Penuturan Yanto ini diamini oleh Putu Artha, yang mengaku sebagai pemilik lahan di Pantai Balangan. Lelaki 32 tahun itu sehari-hari mengelola dan menarik tarif bagi para pengantin yang ingin berfoto di tempat itu.
"Ini memang bukan lahan publik, tapi milik pribadi," kata Putu.
Putu menarik tarif sekitar Rp250.000 hingga Rp300.000 bagi para pengantin yang ingin berfoto di Tebing Balangan. Ia juga membatasi hanya 20 pasang pengantin yang boleh berfoto di lokasi itu setiap harinya.
"Biasanya kami menarik tarif hanya dari wisatawan asing. Kalau wisatawan lokal, kami tidak tetapkan tarif. Terserah mereka mau kasih berapa," kata dia.
Meski demikian ia mengaku tak menarik tarif bagi mereka yang berfoto di pantai.
"Pantai kan wilayah publik. Itu lain lagi urusannya." kata Putu.
Menurut Putu para pengantin yang berfoto biasanya berasal dari beberapa negara, seperti Cina, Rusia, dan Australia. Tak jarang pula ada pasangan dari Tanah Air.
Berita Terkait
-
Biodata dan Profil Syifa Hadju yang Rilis Foto Prewedding sama El Rumi
-
Kumpulan Prompt Gemini AI untuk Foto Prewedding Adat Jawa, Solo, Bali, hingga Modern
-
10 Contoh Prompt Edit Foto Prewedding Menggunakan AI, Tidak Ribet dan Tetap Estetik
-
Pamer Foto Prewedding, Pernikahan Harris Vriza dan Haviza Devi Tinggal Menghitung Hari
-
Jessica Jane sampai Maudy Ayunda, Ini 5 Alasan Sumba Jadi Primadona untuk Foto Prewedding
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon
-
Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya
-
Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla