Suara.com - Jerawat, biasa muncul saat seseorang mengalami pubertas. Jerawat sering dianggap hal yang umum, karena pemyebabnya seputar hormon dari seseorang. Namun, bagaimana dengan jerawat yang kita miliki saat kita sudah dewasa?
Seorang dokter kulit melalui akun Instagramnya menunjukkan, sebenarnya jerawat tidak membeda-bedakan menurut usia. Sebagai seorang dermatologi yang punya banyak banyak pilihan perawatan untuk jerawat itupun mengungkapkan, jerawat ternyata dapat dialami orang dewasa.
Dokter kulit Anjali Mahto mengunggah foto selfie dirinya pekan ini, menunjukkan wajahnya yang bebas make up. Tidak disangka, wajahnya juga dipenuhi jerawat kistik dewasa.
Dia mengatakan, tujuannya mengunggah foto tersebut adalah untuk melawan stigma seputar jerawat kistik dewasa dan untuk meyakinkan orang lain bahwa mereka juga bisa menderita jerawat saat dewasa.
Lebih lanjut, Mahto memaparkan, ingin memberi kesadaran tidak peduli berapa banyak perawatan wajah yang Anda lakukan, makanan yang Anda makan, atau pilihan perawatan kulit yang Anda coba, jerawat dewasa adalah 'pertempuran' yang seringkali tidak bisa dimenangkan.
"Hal yang paling sulit tentang memiliki jerawat kistik dewasa adalah kenyataan bahwa saya tidak akan pernah disembuhkan, tapi yang terbaik yang dapat saya lakukan adalah mengontrol kulit saya," tulis Mahto dalam posting-annya.
"Secara psikologis, menerima bahwa jerawat tidak akan pernah muncul telah menjadi pertempuran sepanjang usia 20 dan 30-an saya. Sekarang, mendekati usia 40, saya belajar menerima bahwa kondisi kulit saya akan naik turun," sambungnya.
Karena itu, saat memahami kondisi kulit sedang turun, Anda bisa harus mengambil langkah yang tepat untuk mengurangi risiko jaringan parut.
Dalam posting-annya, dia telah menderita bintik-bintik sejak tahun 1992 dan masih terus ada hingga saat ini. Dia kemudian menjelaskan, meskipun kebanyakan orang menganggap dermatologi itu harus memiliki kulit yang sempurna, itu tidak selalu benar.
Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Jerawat Batu Secara Alami dan Cepat
"Terkadang kondisi kulit tidak tergantung dari pada apa yang kita makan atau malam tanpa tidur atau riasan berat atau hal salah lainnya yang kita lakukan. Ini dilengaruhi oleh DNA, dari kombinasi unik hormon dan genetika kita," imbuhnya.
Namun, dia meyakinkan orang-orang yang menderita jerawat, bahwa selalu ada solusi saat Anda menderita masalah kulit.
"Saat Anda mengobati jerawat, tidak ada jaminan bahwa jerawat tidak akan muncul kembali. Tapi selalu ada sesuatu yang bisa dilakukan dan tidak ada yang harus membuat Anda menderita dan bertahan dengan itu," ujarnya.
Jerawat kistik adalah jenis jerawat yang paling serius dan bisa berkembang pada usia berapapun. Karena beratnya jerawat, profesional kesehatan menyarankan untuk mencari bantuan medis dari ahli kulit, karena ada banyak metode untuk mengobati jerawat kistik.
Mahto bersikeras, mencari bantuan dari dokter kulit profesional adalah tindakan terbaik untuk mengatasi jerawat kistik.
Dia juga ingin orang-orang yang menderita jerawat saat dewasa mengetahui bahwa penerimaan bahwa jerawat akan selalu datang dan pergi meski usia Anda sudah dewasa adalah bagian terpenting bagi psikologis Anda. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement