"Ke depan, akan dipasang sensor gerak dan suara. Jadi ketika orang berjalan-jalan keliling, taman lampu akan menyala sendiri di sekitar pergerakan orang," kata Barry.
Ada juga Wood Bridge. Jembatan gantung 150 m, yang menyala di malam hari. Jika malam, pengunjung bisa selfi dan foto-foto di atas jembatan yang bisa bergoyang-goyang, dari pohon ke pohon.
Taman Neon juga cukup menyedot perhatian pengunjung. Neon bulat-bulat yang disusun vertikal yang menjadi penghias suasana malam.
"Ada teras paphio, lapangan multifungsi, ada aphitheathre dengan tempat duduk dari kayu untuk menyaksikan atraksi," kata Barry.
Ada pula Orchid House, yaitu tempat pembudidayaan anggrek, baik dari Indonesia maupun dari berbagai belahan dunia. Di antaranya Peru, Amerika Serikat, Filipina, dan sebagainya. Bahkan beberapa di antaranya merupakan angrek langka. Orchid Forest juga membudidayakan bunga bangkai.
"Berada di ketinggian 1700 m di atas permukaan laut (mdpl), dengan suhu 17 hingga 20 derajat Celcius, menjadikan tempat wisata menjadi geofrafis yang ideal bagi kehidupan flora khususnya anggrek," ujarnya.
Banyaknya spot Instagramable membuat Orchid Forest menjadi salah satu destinasi digital favorit di Lembang, khususnya bagi para milenial. Orchid Forest didatangi sedikitnya 1000 orang per-hari, bahkan saat libur Idul Fitri mencapai 10.000 wisatawan per-harinya.
Sebuah pencapaian tinggi untuk tempat wisata yang baru beroperasional pada akhir 2017.
Lokasi wisata Orchid Forest sangat mudah dicapai. Letaknya di Jalan Tangkuban Perahu km. 8, Cikole, Lembang, Jawa Barat. Untuk mencapai lokasi, dapat ditempuh dengan waktu perjalanan kurang lebih 3 jam dari Jakarta (via tol Cipali ).
Baca Juga: Orchid Forest Jadi Salah Satu Wisata Andalan Bandung
Atau bisa menggunakan kereta dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bandung, lalu diteruskan menggunakan mobil via lembang menuju Cikole.
Kalau kalian ingin mencari penginapan, Bandung dan Lembang adalah Surganya. Banyak pilihan tempat tinggal, mulai dari hotel berbintang hingga homestay.
Tunggu apa lagi, buruan ke Orchid Forest!
Berita Terkait
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik
-
Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim