Suara.com - Anna dan Lucy De Cinque adalah dua gadis kembar asal Australia yang terkenal sensasional di negara asalnya. Bukan hanya karena fakta mereka terlahir identik, tapi juga pengakuan-pengakuan aneh yang mereka ungkapkan di muka publik. Mereka bahkan sepakat berbagi pacar.
Duo kembar yang terkenal hobi operasi plastik ini mengaku berbagi pacar. Mereka bahkan juga ingin menikahi pria yang sama, yakni Ben Byrne.
Mereka juga mengatakan jika keinginan itu didukung oleh sang ibu.
''Kita harus hamil pada saat yang bersamaan,'' ungkap keduanya dilansir dari The Sun. ''Aku tidak tahu bagaimana itu akan berhasil tapi akan ada banyak tekanan pada Ben.''
Menurut Anna dan Lucy, ibu mereka tak sabar melihat keduanya hamil bersama dengan calon bayi dari ayah yang sama.
Jadi penasaran dengan sosok gadis kembar dan kisah cinta unik mereka? Berikut beberapa fakta menarik tentang mereka.
1. Berbagi pacar sejak 2012
Kembar identik ini jatuh cinta pada orang yang sama sejak 2012 lalu. Cowok yang berprofesi sebagai mekanik itu bernama Ben Byrne dan dia mengaku tidak keberatan menerima keduanya dengan segala kekurangan mereka, termasuk fakta bahwa kekasihnya melakukan operasi plastik berkali-kali.
2. Hubungan direstui ibu
Baca Juga: Kembar Identik Habiskan Rp 2,8 M untuk Operasi Plastik, Demi Apa?
Restu ibu pasti menjadi hal yang penting sebelum menjalin sebuah hubungan. Begitu juga dengan si kembar. Mereka mengaku jika keputusan untuk berbagi pacar direstui oleh sang ibu. Ibunya bahkan ikut berharap kedua anaknya segera hamil oleh pria yang sama.
''Ibu bahkan meyakinkan kami untuk melahirkan secara normal,'' ungkap si kembar.
3. Tampil lebih natural
Kembar identik ini sebelumnya terkenal hobi operasi plastik. Keduanya mengaku terobsesi dengan ukuran yang besar, terutama bibir. Namun, belakangan mereka mengaku sudah kembali ke tampilan alami.
''Kami menginginkan segala yang terbesar. Segalanya, terutama bibir. Kami menyukai tampilan dan nuansa bibir besar. Namun sekarang kami menyadari kalau itu (bibir) terlalu besar,'' ungkap keduanya.
4. Melakukan 14 kali operasi plastik dalam 14 hari berturut-turut
Berita Terkait
-
5 Ciri yang Menunjukkan Seseorang Memiliki Kepribadian Omega, Kamu Termasuk?
-
Gucci Cetak Sejarah, Sukses Hadirkan 68 Pasang Model Kembar Identik di Milan Fashion Week
-
Dari Cornnell Twins Sampai Tasya-Tasyi, Simak 9 Potret Dulu dan Kini Seleb Kembar Identik
-
Kejutan dari Gucci di Milan Fashion Week, Tampilkan 68 Pasang Model Kembar Identik
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Lip Cream Lokal Harga di Bawah Rp50 Ribu Terbaik, Tahan Lama Sesuai Review Pengguna
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Bitcoin Hingga XRP Anjlok Massal, Indeks CFX10 Merosot 1%
-
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tewaskan 3 Bocah Bersaudara
-
Infrastruktur Jalan PLTP Mataloko Permudah Mobilitas Petani dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
5 Rekomendasi Drakor Investigasi Beragam Profesi dengan Kasus yang Seru
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Sopir Angkot M44 Protes Rute Tumpang Tindih, Dishub DKI Siapkan Evaluasi Mikrotrans 48A
-
Anak Imigran Afrika-Maroko Jebol Perbatasan Ceuta Spanyol Terancam Pelecehan dan Kekerasan
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media