Suara.com - Berdasarkan data yang dihimpun Agoda, Bali kembali menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Asia sepanjang 2018. Salah satu wisata favorit yang selalu dikunjungi wisatawan adalalah kawasan GWK Cultural Park.
Bila Anda masih butuh alasan untuk kembali ke Pulau Dewata, pertimbangkan untuk mengunjungi Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang membutuhkan waktu hampir tiga dekade agar menjulang kokoh sempurna. Merangkum dari rilis Agoda yang diterima Suara.com, ini alasan GWK Cultural Park Bali wajib dikunjungi
Tertinggi di dunia
Terletak di GWK Cultural Park di Badung, Bali, patung tertinggi di Indonesia dan ketiga di dunia ini menggambarkan sosok Dewa Wisnu dalam agama Hindu yang sedang menunggangi burung Garuda. Mahakarya setinggi 121 meter ini bahkan mengalahkan tinggi Patung Liberty di New York, Amerika Serikat.
Menawarkan panorama indah
Di lahan seluas 60 hektar, tempat wisata ini memiliki beberapa area menarik, seperti Wisnu Plaza, lokasi berdirinya patung Garuda Wisnu. Dari tempat tertinggi di GWK ini, pengunjung dapat melihat panorama keindahan alam sekitar.
Lalu tebing kapur Lotus Pond yang merupakan area terluas, dengan kapasitas hingga 7000 orang. Ada pula Indraloka Garden yang memiliki pemandangan tak kalah indahnya, kemudian lokasi pertujukan Amphitheatre, Street Theater, dan Tirta Agung. Di sini, para wisatawan akan dimanjakan seharian penuh dengan berbagai acara dan atraksi, seperti pertunjukan tarian tradisional Legong atau menyewa Segway untuk menikmati seluruh penjuru taman.
Ramah anak
Anak-anak bisa menikmati ‘Garuda Cilik’, film pendek animasi yang memenangkan penghargaan Festival Film Indonesia (FFI) 2015 dan diputar setiap hari di GWK Cultural Park. Keriuhan di GWK Cultural Park tak hanya berlangsung di siang hari. Ketika cahaya bulan muncul, taman masih hingar bingar dengan musik dan berbagai tarian. Sebut saja Tari Kecak yang dikolaborasikan dengan tarian daerah lain.
Baca Juga: Pendukung Jokowi - Prabowo Padati Lokasi Nobar Debat di Lapangan Bidakara
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis