Suara.com - Berdoa ketika naik pesawat tentu sah-sah saja. Tetapi kejadian tak menyenangkan justru dialami oleh penumpang ini saat sembahyang di dalam pesawat.
Dikutip GuideKu.com dari Dailymail, seorang pria terpaksa diamankan saat dianggap mengganggu penerbangan.
BACA JUGA: Dijanjikan Gaji 1 Miliar, Pekerjaan di Bandara Ini Tetap Tak Diinginkan
Pria berusia 30 tahun tersebut naik pesawat dari Paris ke Tunisia. Di tempat duduknya dia berdoa, namun ditegur pramugari. Pria tersebut marah dan melakukan tindak kekerasan pada pramugari, hingga berusaha membuka kokpit.
Aksi tersebut direkam oleh beberapa penumpang lainnya.
Dalam video rekaman terlihat beberapa kru pesawat berusaha menarik dan menjatuhkan penumpang tersebut dari kursinya. Penumpang inipun terdengar berteriak 'Allahu Akbar'.
Sembari berusaha mempertahankan posisinya, dia berbicara dengan nada tinggi, "Katakan apa yang saya lakukan. Apa yang saya lakukan? Kamu menyakiti saya. Apa yang kamu lakukan? Allahu Akbar."
BACA JUGA: Dari Hina Asia sampai Muslim, Wanita Ini Teriaki Penumpang Kereta
Saksi mata mengungkapkan bahwa pria tersebut adalah orang Tunisia seperti beberapa penumpang yang lain. Tapi rekan senegaranya diam saja di dalam pesawat, tak ada yang berusaha membantunya.
Akibat peristiwa ini, pesawat sempat mendarat darurat dan baru dilanjutkan pada hari berikutnya. Para penumpang yang lain menginap di kota Nice sebelum lanjut ke Tunisia.
Baca Juga: Helikopter dan Pesawat Tabrakan di Udara, Tujuh Orang Tewas
Berita Terkait
-
Today History 29 Juli: Hari Harimau Internasional hingga Serangan Udara Pertama AURI
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
11 Orang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat di Washington
-
Pesawat Kecelakaan dan Terbakar di Teluk Shallow Amerika Serikat
-
Perhatian Penumpang KRL Bogor, Jalur Naik-Turun Berubah Tapi Jadwal Tetap Normal
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR