Ia sadar betul, selain harus enak, produk yang ia buat juga harus memiliki kemasan baik sebagai branding untuk meningkatkan penjualan serta foto-foto cameragenic yang ia pasang di sosial media.
"Saya dulu itu kan ikut kursus fotografi juga. Jadi sedikit banyaknya tahu cara memotret bagaimana. Jadi semua foto di Instagram itu, ya foto sendiri," ungkapnya sambil tertawa.
Upaya Rina belajar menuai hasil. Tintin Chips yang namanya diambil dari nama sang ibu pun mendapat tawaran untuk ikut pitching memasok produknya ke maskapai Garuda Indonesia.
“Ketika mendapat tawaran itu, saya sempat ragu. Karena, artinya saya harus bisa menyediakan produk dalam jumlah besar mengingat penerbangan Garuda itu banyak. Namun, ketika saya memutuskan untuk tidak, teman saya yang mendorong saya untuk menerimanya,” ujar Rina.
Dari sana, semakin banyak perusahaan-perusahaan yang menghubunginya untuk memasok produk Tintin Chips. Rina juga mulai memasukkan produk Tintin Chips ke berbagai toko oleh-oleh di Bandung, dan dalam waktu dekat Tintin Chips juga akan hadir di Bali.
Tintin Chips terus mengalami peningkatan omzet yang signifikan. Dengan harga Rp 60 ribu per kaleng, target market Tintin Chips kini adalah kelas menengah atas.
Bahkan saat ini, Tintin Chips bisa memroduksi 100 kaleng per hari. Dan saat ini sudah ada enam varian rasa cookies yaitu coklat, keju, green tea, cinnamon, purple yam, dan kopi.
"Niat kami ke depannya ingin membimbing ibu-ibu tersebut punya usaha sendiri di rumah saja, jadi nggak ke mana-mana. Jual produk lain yang inovatif. Jadi, sebenarnya ini bebas saja, sehingga kita tidak tertekan atas kebutuhan mereka dan mereka juga tidak tertekan harus bekerja sama kita," tutup Wulan.
Baca Juga: Kelewat Santai, Poster Caleg Cantik Ini Kayak Foto Profil di Media Sosial
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi