Suara.com - Para Penumpang dan Kru Pesawat Bersatu Selamatkan Bayi di Pesawat
Sebelum memutuskan bepergian menggunakan pesawat, kita dianjurkan untuk memastikan diri berada dalam kondisi fit. Karena seperti diketahui perjalanan di udara sangat sulit jika terjadi suatu masalah.
JIka ada alasan medis yang mengharuskan naik pesawat pun biasanya disertai dengan syarat dan pengawasan ketat oleh tim medis.
Namun tidak semua kondisi berjalan lancar seperti yang dialami ibu bernama Janay Flowers ini yang melakukan perjalanan bersama bayinya dari Tampah menuju San Antonio.
Ditengah perjalanan, ia tiba-tiba panik karena buah hatinya mendadak demam tinggi.
Dilansir laman Fox News, wanita ini menggunakan pesawat milik maskapai American Airlines. Janay terkejut seketika mengetahui bayinya yang bernama Navaeh ini tiba-tiba demam tinggi.
Bayi berusia 11 bulan ini terus menunjukkan gejala demam yang mengkhawatirkan.
Beberapa menit sebelum transit di Bandara Internasional Dallas Forth Worth, kaki bayi kecil ini mulai membiru dan mulutnya berbusa.
Mengetahui keadaan bayinya memburuk, Janay hanya bisa menangis. Pramugari dan penumpang lain yang melihat kondisi buah hati Janay memburuk segera menolong bayi tersebut.
Baca Juga: Ular Piton Terbang Sejauh 14 Ribu Km di Koper Penumpang Pesawat
Beberapa pramugari dengan sigap melacak denyut nadi serta memberikan oksigen kepada Navaeh.
Sementara itu para penumpang melakukan upaya pendinginan badan.
Usai mendarat, Navaeh langsung dilarikan menuju Pusat Media Regional Baylor. Seorang kru maskapai juga ikut memastikan barang bawaan ibu dan anak tersebut sampai dengan selamat.
"Jika tak ada yang membantuku dalam penerbangan, aku tidak tahu apa yanga akan aku lakukan terhadap bayiku, aku sangat kaget. Aku percaya mereka membantuku menyelamatkan bayi kecilku," ungkap Janay.
Sang anak akhirnya selamat dan bisa ditolong tim medis. beberapa hari kemudian, sebagai ungkapan terima kasih, Janay mengundang para kru maskapai ke pesta ulang tahun Navaeh bulan depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra