Suara.com - Momen traveling dengan pasangan sudah sepantasnya menjadi sesuatu yang berkesan dan tak terlupakan. Namun, apa yang dilakukan oleh pasangan kakek nenek asal Inggris ini lebih dari sekadar tak terlupakan.
Peter dan Chris Lloyd, pasangan berusia 60-an asal Inggris, punya rencana berbeda untuk menghabiskan masa pensiun mereka.
Keduanya punya mimpi untuk melihat Tembok Besar China secara langsung, namun alih-alih menggunakan pesawat, Peter dan Chris memilih untuk naik sepeda dari Inggris ke China.
Ya, selama 18 bulan lamanya, pasangan kakek nenek tangguh ini bersepeda melintasi 16 negara.
Totalnya, mereka menghabiskan lebih dari 19.300 kilometer traveling menggunakan sepeda seperti dikutip dari laman Dailymail.
Perjalanan Peter dan Chris Lloyd ini mengharuskan keduanya untuk melewati kota, padang pasir, hingga pegunungan di Eropa, Timur Tengah, sebelum akhirnya tiba di China.
Namun, tentu saja perjalanan keduanya tak selalu berjalan lancar.
Di awal perjalanan, tepatnya pada Januari 2017 silam, Peter sempat mengalami kecelakaan setelah bersepeda selama 2 bulan.
Saat itu, mereka berada di Hungaria dan Peter terpeleset saat berada di spa hingga mengalami patah tulang. Insiden itu membuat mereka terpaksa pulang lantaran Peter harus menjalani perawatan.
Baca Juga: Traveling ke Jepang, Perempuan Ini Berburu Latar Film Anime Favorit
Barulah pada Oktober 2017, mereka kembali melakukan perjalanan bersepeda dari Inggris ke China.
Sepanjang perjalanan, keduanya pun banyak mencicipi kuliner lokal dan menghabiskan setiap malam tidur di tenda kecil. Mereka bersepeda paling tidak sebanyak 48 km per harinya.
Ketika akhirnya tiba di China dan bisa melihat Tembok Besar China secara langsung, Peter menyebut bahwa momen tersebut terasa "sangat emosional".
Namun, perjalanan keduanya tak berhenti sampai di sana. Setelah menghabiskan waktu di China pada November silam, Peter dan Chris melanjutkan perjalanan hingga tiba di Singapura.
Di sana, mereka memesan kabin dalam sebuah kapal kontainer dan berlayar pulang ke Inggris.
"Kau tidak tahu apa yang akan terjadi setiap harinya. Apa yang kau tahu adalah kau harus naik sepeda dan melanjutkan perjalanan," kata Peter soal pengalamannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu