Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi memang kalau wilayah Kyoto, Jepang memiliki berbagai destinasi dan kebudayaan yang menjadi daya tarik wisatawan.
Namun, beberapa waktu terakhir Kyoto meminta para turis yang datang bertindak lebih sopan.
Ya, diketahui banyaknya turis yang datang ke Kyoto sempat membuat penduduk setempat kurang nyaman.
Dilansir Suara.com dari laman BBC News, Jumat (21/6/19) kunjungan turis ke Kyoto beberapa waktu terakhir meningkat pesat.
Di Kyoto, para turis akan disuguhkan berbagai bangunan kuil nan etnik seperti Fushimi Inari dan berjalan-jalan menjumpai geisha.
Dari banyaknya wisatawan, ternyata masih ada saja turis yang tidak mengikuti aturan dan bertindak kurang sopan.
Turis merokok di tempat umum, berisik saat berada dalam kuil serta membuang sampah sembarangan inilah yang membuat banyak warga Kyoto kurang nyaman.
Dan tahukah Anda, bahwa warga Kyoto kurang suka dengan turis yang bergerombol kemudian menutupi trotoar.
Maka dari itu, warga Kyoto meminta wisatawan untuk bertindak lebih sopan.
Baca Juga: Unik, Jepang Ciptakan Interior Kereta Api Berbentuk Rumah Tradisional Kyoto
Salah seorang mahasiswa dari Kyoto Women's University juga dikabarkan telah membuat brosur yang berisi informasi terkait tata krama aturan turis selama di Jepang.
Informasi yang diberikan tertulis menggunakan bahasa Inggris dan China.
Pemerintah Kyoto lewat badan pariwisata juga sudah sering memberikan informasi untuk turis baik lewat iklan maupun media sosial.
Mereka selalu mengingatkan para turis untuk bertindak sopan dan menghormati warga Kyoto.
Hingga saat ini belum ada rencana dari Pemerintah Kyoto untuk memberikan denda bagi turis yang melanggar atau tidak sopan.
Jadi, bagi Anda yang berencana liburan ke Kyoto, taatilah peraturan yang ada ya!
Berita Terkait
-
Mal Meledak Hebat Usai Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Fasilitas Nuklir Terdampak?
-
Seperti Pesawat Jatuh! Kesaksian Horor Ledakan di AEON Mall yang Tewaskan 2 Orang
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli
-
Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional
-
Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian
-
IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100
-
BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming