Suara.com - Terletak di dekat Skotlandia, ada sebuah pulau yang memiliki ukuran sangat kecil sekaligus merupakan pulau tidak berpenghuni bernama Rockall.
Di pulau ini, sama sekali tak ada pohon, rumput, bahkan pantai. Seluruh permukaannya adalah batu yang memiliki luas 31 meter x 25 meter. Sementara, ketinggian pulau ini dari permukaan laut adalah 29 meter.
Dengan kondisi semacam itu, pulau Rockall tentunya bukanlah lokasi wisata yang ideal bagi turis.
Namun, di tahun 2020 nanti, sebuah tur yang beranggotakan 18 turis dan 7 orang kru dikabarkan akan melakukan kunjungan ke Rockall.
Tidak tanggung-tanggung, biaya untuk berkunjung ke pulau Rockall ini mencapai 2.000 USD per orangnya atau sekitar 28 juta rupiah seperti dikutip dari Travel and Leisure.
Tur itu sendiri diorganisir oleh Kraken Travel dan Lupine Travel, perusahaan travel agent yang mengkhususkan diri untuk wisata ke tempat-tempat terpencil dan berbahaya.
Yang mengejutkan, paket perjalanan ke pulau Rockall ini dikabarkan laku dalam waktu seminggu saja.
"Kami mengharapkan tur ini untuk populer tapi tidak sepopuler ini," ujar direktur tur James Finnerty.
Namun, apakah yang sebenarnya membuat paket wisata ke pulau Rockall ini menjadi istimewa?
Baca Juga: Bak Berlibur di Pulau Pribadi, Pesona Pulau Bair, Si Raja Ampat dari Maluku
Usut punya usut, pulau Rockall merupakan pulau yang terbentuk dari bekas letusan gunung berapi dan terkenal sebagai tempat tambang minyak dan gas alam.
Karena kondisi inilah, pulau Rockall diperebutkan oleh 4 negara terlepas dari letaknya yang susah dijangkau.
Selain itu, travelers zaman dulu juga hanya bisa berkunjung ke pulau ini dengan menggunakan kapal pribadi atau helikopter.
Totalnya, hanya ada sekitar 200 orang yang pernah mengunjungi pulau Rockall dan pulau ini terakhir dikunjungi pada tahun 2016 silam. Hal inilah yang membuat pulau Rockall menjadi tempat wisata menantang bagi turis.
Ekspedisi ke pulau Rockall sendiri nantinya akan dipimpin oleh Nick Hancock, seorang petualang Skotlandia yang pernah menghabiskan 43 hari di pulau super kecil ini.
"Ini adalah tempat yang terpencil dan kau tidak bisa banyak bergerak," ujar Hancock.
Berita Terkait
-
Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi
-
Tenaga Kesehatan Menumpuk di Jawa, Indonesia Timur Krisis Dokter
-
Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir
-
IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran
-
Viral Retakan Bawah Laut di Pulau Komodo Usai Gempa NTT, Begini Kebenarannya
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?
-
Harga Setrika Philips yang Bagus Berapa? Ini 5 Tipe Paling Populer
-
Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak
-
Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk
-
Ulasan Dali and Cocky Prince: Relasi Setara di Balik Perbedaan Status
-
Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah
-
Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah
-
8 Kali Guguran Lava Meluncur 1,7 Km, Suplai Magma Merapi Masih Berlangsung
-
Kuota Belum Habis tapi Masa Aktif Tamat, Begini Opsi dari XLSMART
-
Menang Banyak Bukan Jaminan, Ini Kunci Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2026!