Sate Sambas Haji Rofii di Jakarta
Dijajakan sejak tahun 1974, Sate Sambas Haji Rofii menjelma sajian kuliner legendaris bercita rasa istimewa yang disegani di Jakarta.
Nyaris setengah abad bertahan dari gempuran aneka kuliner lain yang tumbuh dan tumbang di kawasan ibu kota, Sate Sambas Haji Rofii tak pernah sepi peminat.
Setiap harinya, sekitar 300 porsi sate disuguhkan menemani hasrat pelanggan setia Sate Sambas Haji Rofii yang beregenerasi dari tahun ke tahun.
Konon, daya pikat nan tak lekang usia ini berasal dari konsistensi racikan bumbunya nan khas membaluti setiap tusuk sate berbahan dasar daging sapi, kambing dan ayam ini.
Seporsi Sate Sambas Haji Rofii berisikan sepuluh tusuk sate, dijajakan dengan aneka isian, dari daging, jeroan hingga uritan yang dibanderol sekitar Rp 25 ribu.
Beroperasi nyaris setiap hari, gerai sate legendaris ini membentang di Sungai Sambas II No.20, Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Sate Bumbon Samardi Putra di Kendal
Menyantap sate bumbon, kuliner khas Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, taklah sempurna jika belum menyambangi Rumah Makan Pak Nur Sate Bumbon Samardi Putra.
Baca Juga: Dari Nasi Penggel hingga Sate Ambal, Santap 4 Kuliner Jagoan Khas Kebumen
Tak hanya disuguhkan sate bumbon dalam porsi besar, para pengunjung juga akan dihadiahi acar nan melimpah.
Cita rasanya yang melegenda, membuat banyak wisatawan menjadikan RM. Pak Nur Sate Bumbon Samardi Putra sebagai destinasi pertama untuk melakukan perburuan sate khas Kendal ini.
Sate Gebug 1920 di Malang
Sate Gebug 1920 merupakan salah satu kuliner legendaris di kota Malang.
Menyimak penampakannya mudah mengingatkan kita pada perpaduan Sate Buntel Khas Solo dan Sate Komoh khas Malang.
Dagingnya yang padat dibaluti bumbu rempah nan nikmat. Tak sulit membuat para penikmatnya jatuh hati.
Disajikan dalam porsi jumbo, seporsi Sate Gebug dibanderol dengan harga Rp 25 ribu.
Seperti namanya, proses pembuatannya yakni dengan menggebug daging sapi terlebih dahulu, lantas dibaluri bumbu.
Daging tersebut kemudian ditusuk dengan tusukan sate dan dibakar di atas arang.
Untuk dapat mencecap seporsi kelezatannya, sambangilah warung Sate Gebug 1920 di Jalan Basuki Rahmat 113 A Klojen, Kota Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis
-
Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia
-
Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun
-
Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade