Suara.com - Mona Lisa disebut sebagai salah satu karya monumental Leonardo Da Vinci, juga satu di antara sekian banyak karya Da Vinci yang tak pernah selesai.
Dan di antara deretan karya yang dianggap tak pernah tuntas itu, ada kisah lain mengapa Sang Maestro kesulitan merampungkan karya-karyanya nan visioner.
Para peneliti dari King's College London dan University of Pavia di Italia belum lama ini menduga attention deficit hyperactiby disorder atau ADHD menjadi musebab mengapa Da Vinci tak pernah benar-benar menuntaskan karya-karyanya.
Kecenderungan Da Vinci yang beralih dari satu karya ke karya lainnya, serta kebiasaannya bekerja semalam suntuk, kurang tidur dan mudah terjaga membuat para peneliti menduga kuat Da Vinci mengidap ADHD.
Louise Theodosiou, juru bicara Royal College of Psychiatrists mengatakan meski pengidap ADHD mengalami kesulitan konsentrasi, di saat bersamaan mereka memiliki tingkat kreativitas yang tinggi.
''Meski sulit konsentrasi, gejala ADHD menyebabkan mereka berani mengambil risiko, berpikir di luar kelaziman serta begitu produktif dan kreatif,'' ungkapnya seperti dikutip Suara.com dari CNN Travel International.
Sebelum diduga mengidap ADHD, tak sedikit pakar sejarah yang mendiagnosa Da Vinci mengidap disleksia.
Berita Terkait
-
Manga Remaja Bertema Gender Just Like Mona Lisa Resmi Diadaptasi Anime TV
-
Review Film The Inventor: Leonardo da Vinci dalam Stop-Motion
-
J-Hope BTS Ungkap Tipe Cewek Ideal di Lagu Terbaru 'Mona Lisa'
-
Soojin MONA LISA: Lagu Penuh Jerat Persona yang Tidak Bisa Buatmu Berpaling
-
Tetap Tegar Meski Diintimidasi Kekuasaan, Rocky Gerung Sebut Senyum Megawati Lebih Indah Ketimbang Mona Lisa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara