Suara.com - Hingga hari ini, tak ada yang tahu persis siapa sosok di balik timbunan kerangka manusia yang berada di Danau Roopkund.
Sebab tak terpecahkannya identitas deret tengkorak itu pula, danau yang terletak di Pegunungan Himalaya, India ini dijuluki Danau Misteri.
Para peneliti menduga tumpukan kerangka di Danau Roopkund merupakan korban bencana alam dalam jumlah besar.
Sekitar 38 tulang yang diuji DNA-nya diyakini berasal dari kelompok berbeda yang menyambangi Danau Roopkund dalam rentang waktu seribu tahun.
Melalui penelitian lebih lanjut, para peneliti mengklasifikasikan 38 kerangka yang ditemukan di Danau Roopkund dalam tiga kelompok. Masing-masing yakni 23 kerangka di antaranya orang India, 14 kerangka lainnya orang Kreta dan Yunani. Sedangkan satu kerangka berasal dari Asia Tenggara.
Penemuan tersebut mengindikasikan bahwa Danau Roopkund merupakan salah satu tujuan wisata populer yang disambangi banyak orang dari berbagai belahan dunia.
Lebih lanjut, laporan India Today menyebut sebuah penelitian tahun 2013 menyimpulkan timbunan kerangka itu berasal dari abad ke-9.
Mereka diperkirakan tewas akibat badai sebab ditemukannya bekas benturan keras di bagian kepala. Sementara tak ada tanda-tanda luka akibat senjata maupun bencana alam lainnya.
Baca Juga: Foto Indahnya Danau Moraine, Muncul di Uang Kertas hingga Wallpaper Windows
Berita Terkait
-
Pendemo Partai Rakyat Kecoa Gen Z Habis-habisan Dipukuli Polisi India
-
Gen Z dari Partai Rakyat Kecoa Demo Besar, Capek Susah Cari Kerja, Frustasi dengan Pemerintah India
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik