Suara.com - Pemandangan yang lumrah ditemukan saat kita ke kedai kopi adalah barista yang mengenakan celemek atau apron. Tapi sadarkah kamu bahwa warna celemek mereka berbeda-beda?
Seperti di kedai kopi ternama, Starbucks, misalnya, punya dua warna celemek yaitu hijau dan hitam. Lalu mengapa berbeda? Bukannya semua fungsi celemek sama saja?
Coffee Master Starbucks Hary mengatakan dua warna ini menunjukkan kelas dan skill yang berbeda pada setiap barista. Selayaknya biji kopi, warna hijau pada biji kopi menunjukkan biji yang belum matang, dan warna hitam menunjukkan biji kopi yang sudah matang dan siap diolah.
Nah, semua karyawan Starbucks memang bisa memiliki celemek hijau. Tapi tidak dengan celemek berwarna hitam, karena untuk mendapatkannya perlu pendidikan khusus. Mereka inilah yang disebut sebagai coffee master.
"Sebenarnya ada dua (warna celemek), ada green sama black. Kalau warna green, kaya biji kopi, itu kan green bean awalnya. Sehingga itu dibilang adalah tahap awal partner baristanya. Nah, begitu di-roasting jadi warna hitam, jadilah kopi master," ujar Hary di Starbucks Drive Thru Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2019).
Lelaki yang sudah 5 tahun lamanya jadi master kopi ini mengatakan bahwa untuk mendapatkan celemek berwarna hitam butuh waktu paling sedikit 6 bulan setelah menjalani latihan dan pendidikan yang deselenggarakan oleh pihak Starbucks. Setelahnya, ia kemudian mendapat sertifikat dan dibarengi dengan pemberian celemek hitam.
"Paling cepat enam bulan, ada kelasnya, ada belajarnya, mempelajari barang-barang di toko itu ada semua. Enam bulan kita bisa dapaet sertifikat sebagai kopi master, kalau kita lulus," tuturnya.
Tentang siapa yang memberikan pelatihan dan sertifikat, memang kedai kopi asal Amerika ini punya pelatih dan pemberi sertifikatnya tersendiri, yaitu pra ahli yang sudah bertahun-tahun lamanya menjadi master kopi.
Baca Juga: Tak Hanya Multitasking, Alasan Cowok Barista Cocok Dijadikan Pasangan
"Kita punya tim learning development, itu punya beberapa coach kopi master, sehingga dia berhak memberikan sertifikat kopi master," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga