Suara.com - Seorang mantan jurnalis foto bernama Dan Price, meninggalkan kariernya yang cemerlang untuk tinggal di rumah hobbit di sisi bukit pedesaan Oregon, Amerika Serikat. Dan tinggal di sana selama lebih dari 20 tahun dan mengaku sudah tidak tertarik untuk kembali ke kehidupan lamanya yang nyaman.
Menurut Dan, karirnya sebagai jurnalis foto membuatnya tertekan. Belum lagi rasa bosan yang menghinggapinya kala itu.
Sampai suatu hari, Dan membaca buku keluaran 1974 berjudul Payne Hallow. Buku tersebut bercerita tentang penolakan terhadap sistem modernitas dan beralih pada gaya hidup yang lebih sederhana atau gaya hidup minimalis.
Dan Price kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaannya, meninggalkan keluarganya dan kembali ke kampung halamannya yaitu Oregon, untuk hidup sendiri di padang rumput seperti kawanan kelinci.
"Saya tidak percaya pada rumah atau hipotek. Orang-orang akan menghabiskan seumur hidup mereka membayar bangunan yang mereka tidak pernah bisa tempati karena mereka selalu bekerja," kata Dan Price dalam sebuah kesempatan wawancara pada 2015 lalu, dilansir Oddity Central.
Dan mengaku membangun sendiri kubah kecil dan tinggal di sana selama beberapa tahun. Kemudian Dan harus menghabiskan beberapa tahun untuk tidur di tenda gunung, untuk kemudian memperbaiki pondok kecilnya, dan akhirnya pindah ke dalam lubang bawah tanah seperti rumah hobbit di sisi bukit yang menghadap ke padang rumput.
Hunian hobbit yang dilapisi oleh kayu tersebut memiliki semua yang manusia butuhkan mulai dari bantal tidur, hingga peralatan untuk memasak dan pemanas keramik.
Dan mengatakan, hidup di bawah tanah memungkinkan dirinya menyisihkan sedikit uang karena suhu cenderung tetap konstan baik saat musim dingin maupun musim panas.
Baca Juga: Liburan Seru Ayu Ting Ting dan Bilqis di Rumah The Hobbit
"Saya suka bisa melakukan apa yang ingin saya lakukan. Ketika Anda membuang sesuatu dan Anda ingin memiliki hal lebih sedikit, Anda akan diberi hadiah lebih banyak," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI