Suara.com - Apa yang terpikir jika kamu mendengar Wonosobo? Pasti yang terlintas adalah horor, terpencil dan sebagainya. Padahal nih, salah satu kota di Jawa Tengah ini adalah tempat yang indah, dan jarang terjamah orang.
Selain tempatnya yang indah, Wonosobo juga punya beragam potensi seperti kuliner, pertanian, agro wisata, hingga orang-orangnya yang ramah. Nah, potensi yang tidak tergali inilah yang menggelitik anak muda yang punya jalinan erat dengan Wonosobo membentuk komunitas Wonosobo Muda.
Komunitas ini terbentuk sejak Juli 2015 lalu, bersama anak muda yang lahir, besar, hingga punya keterkaitan dengan Wonosobo, punya keresahan yang sama tentang kota ini.
"Sebenarnya Wonosobo Muda adalah platform, wadah buat anak muda Wonosobo yang nggak cuma tinggal di Wonosobo, tapi yang berkarir di luar bersekolah di luar, sama-sama bangun Wonosobo," ujar Denis Dimas selaku Pendiri Wonosobo Muda kepada Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.
Pendidikan dan kemiskinan jadi fokus utama Wonosobo Muda untuk diselesaikan. Seperti fakta bahwa Wonosobo jadi kabupaten termiskin di Jawa Tengah, angka putus sekolah yang masih tinggi, juga perkawinan dini yang masih kerap terjadi di kota dengan luas 984 ribu kilometer persegi itu.
"Jadi kita pengen angka (terus sekolah) naik, ayo kasih kontribusi ke kota kita apapun bentuknya itu mau ide, mau gagasan, mau inisiasi volunteering, yang penting membangun sesuatu buat Wonosobo," tutur Denis.
Pembuatan website jadi langkah pertama Denis dan kawan-kawan pengurus membuat perubahan. Di website itu, diceritakan kisah inspiratif yang bisa membangun semangat adik-adik putus sekolah, untuk bersemangat mengejar cita-cita dan harapan.
"Biar adik-adik kita ini punya role model yang deket, karena selama ini role model kita kan di televisi, jauh yang di Jakarta. Tapi kalau yang lebih dekat dengan mereka, oh orang ini bisa, kita sama-sama makan ikan asin, makan nasi jagung, dia bisa kita juga pasti bisa," ungkapnya.
Wonosobo Muda juga memanggil diaspora dari manapun, baik yang berkarir lintas kota ataupun luar negeri. Mengingat berperan besar tidak harus pulang ke kota Wonosobo, tapi di zaman digital bisa dilakukan dengan membangun platform ini, agar semua informasi Wonosobo dapat menyebar.
Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Komunitas Banyumas Gelar Sunmori Tabur Bunga
Nah, masalahnya diakui Denis jika tidak adanya sekretariat khusus seringkali memicu miskomunikasi. Mengingat semua diskusi dan program dilakukan secara online. Tapi beruntung hingga kini semua masalah masih terkendali.
Selama 5 tahun lebih berbagai program telah berhasil digalakan. Seperti pergi ke sekolah-sekolah untuk berikan penyuluhan, di SD misalnya memberikan semangat untuk meneruskan pendidikan, di SMP memberikan arahan masa depan antara SMA maupun SMK.
Sedangkan SMA diberikan arahan tentang memilih kuliah atau bekerja, yang artinya skill diasah dengan aneka workshop dan sebagainya. Juga diajarkan bagaimana mendapatkan beasiswa dan berbagai program pendidikan lainnya
Sebanyak 200 pengurus anggota telah bergabung, tapi tidak menutup kemungkinan siapa saja orang luar untuk ikut bergabung. Seperti menjadi volunteer yang jumlahnya hingga puluhan orang saat Wonosono Muda menggelar acara.Setelahnya sangat mudah bergabung dengan komunitas ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Salat Id Lebih Utama di Masjid atau Lapangan? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Dengan QRIS Tap di BRImo, Kini Naik Transjakarta Jadi Makin Mudah
-
Mudik Tanpa Emosi: Tips Jaga Kepala Tetap Dingin Selama Perjalanan Lebaran
-
Cara Sopan Memberikan THR kepada Saudara yang Lebih Tua, Anti Canggung
-
Raya in True Comfort: Inspirasi Padu Padan Gaya Lebaran Serasi ala Keluarga Selebriti
-
Lebaran Mewah di Tengah Kota! Cek "Paket Rahasia" Hotel Bintang 5 Jakarta Selatan Ini
-
Cara Cek CCTV Jalur Pantura Live, Pantau Arus Mudik Lebaran Secara Real-time
-
Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Sunnah, Penyempurna Ibadah sekaligus Mohon Ampunan
-
Promo Daging Superindo Jelang Lebaran, Diskon Gila-gilaan Harga Mulai Rp5 Ribuan
-
Malam Takbiran Idulfitri NU Tanggal Berapa? Cek Perkiraan Hari Lebaran 2026