Suara.com - Pesatnya perkembangan dunia makeup di Indonesia, berbanding sejalan dengan terus meningkatnya peminat profesi Make Up Artist (MUA) di Indonesia. Bila dulu profesi MUA belum dianggap sebagai profesi menjanjikan, kini justru menjadi incaran milenial. Maka tak heran, bila berkarir dalam industri kecantikan dan berprofesi sebagai MUA tinggi peminat.
Seiring dengan perkembangan modernisasi, lingkup profesi MUA kini kian beragam, mulai dari makeup wedding dengan berbagai adat dan pakem budaya Indonesia, makeup special effect untuk kebutuhan perfilman atau panggung, makeup untuk kebutuhan shooting, baik televisi maupun advertising, beauty blogger, fashion and fantasy makeup untuk kebutuhan photography, beauty guru, dan masih banyak lagi.
Mengamati perkembangan tersebut, MUA Profesional Indonesia, Arman Armano, mendirikan sekolah makeup dengan label namanya sendiri yaitu Arman Armano Academy. Berdiri sejak 2018, tepatnya pada 17 Maret 2018, kini sekolah makeup tersebut menggelar Arman Armano Make Up Awards (AAMA) 2019.
"AAMA adalah sebuah ajang kompetisi makeup bertaraf nasional yang diikuti oleh sekitar 700 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebuah debut yang sangat menggembirakan bagi pecinta makeup di Indonesia. Sekaligus menjadi sejarah baru bagi perkembangan industri makeup di Indonesia, dimana seorang makeup artist menyelenggarakan sebuah kompetisi makeup dengan icon namanya sendiri," ujar Arman Armano saat ditemui Suara.com dalam konferensi pers, Rabu (27/11/2019).
Kompetisi makeup yang di selenggarakan di Sasana kriya TMII Jakarta pada tanggal 27 November 2019 ini juga melibatkan para juri professional seperti Tasya Farasya, Bubah Alfian, Irwan Riady, Slam Wiyono, Olis Herawati, Nanath Nadia dan Rangga Juans.
Di tempat yang sama, Tasya Farasya yang didapuk sebagai juri make up digital mengatakan menyambut baik adanya perhelatan adu bakat dalam industri make up. Bagi beauty influencer ini, penganugrahan ini bisa menjadi langkah awal calon MUA melangkah awal berkarier dalam industri make up profesional.
"Menurut aku ajang ini bukan saja kompetisi adu bakat dan skill, tetap juga memberi banyak pengalaman kepada para pserta dalam berkompetisi. Selain itu juga memberi rasa bangga bagi mereka yang sudah lolos ke tahap-tahap selanjutnya. Tidak perlu sampai menjadi pemenang, tersaring dari 700 menjadi 500 juga menjadi kebanggaan tersendiri. Pengalaman ini juga bisa menjadi bekal untuk berkarier ke tahap yang lebih profesional," ucap Tasya.
Pada AAMA 2019 penerima anugrah akan mendapat hadiah menarik selain trophy. Tersedia uang tunai ratusan juta, paket holiday ke luar negeri, beasiswa ratusan juta dari Arman Armano Academy, gaun pengantin dan berbagai hadiah dari sponsor yang total hadiahnya mencapai Rp 500 juta lebih. Ini adalah nilai hadiah kompetisi makeup terbesar yang pernah ada di Indonesia.
Baca Juga: Tips Makeup Unik dari MUA Langganan Artis Dunia, Apa Saja?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga