Suara.com - Ini Solusi Lawan Flek Hitam pada Wajah Tanpa Hidrokinon
Melasma atau hiperpigmentasi, yakni masalah kehitaman pada bagian wajah menjadi salah satu permasalahan utama masyarakat di Indonesia.
Selain timbul karena pertambahan usia, melasma juga diperparah karena di Indonesia, sinar matahari bersinar sepanjang tahun. Hal ini kata dr. Inneke Jane, SpKk adalah kondisi yang sangat sulit dihindari.
"Mengedukasi pasien untuk menggunakan sunscreen, pakai topi, payung dan lainnya kaya apapun itu sulit dan tidak cukup untuk melawan melasma," jelasnya.
Inilah yang membuat masyarakat di Indonesia membutuhkan solusi topikal untuk flek wajah yang membandel, yang lebih aman daripada hidrokinon yang biasa digunakan.
Solusi tersebut ialah Cyspera, pengoreksi flek intensif baru yang diformulasikan dengan cysteamine 5 persen untuk mengatasi flek hitam pada kulit yang membandel. Cysteamine sendiri lanjut dr. Jane merupakan bagian dari antioksidan alami yang diproduksi tubuh, yang bisa membuat warna kulit lebih cerah.
"Cyspera didedikasikan untuk masalah pigmentasi kulit. Proyek-proyek inovasi difokuskan untuk menghambat dan menginduksi melanogenesis, dan perangkat diagnostik dan terapeutik di bidang pigmentasi kulit," kata Dr. Weng Yu Ching, Dewan Dermatologi Bersertifikat Dewan, Taiwan.
Meski begitu, lanjut Dr. Weng, penggunaan Cyspera harus dalam pengawasan dokter dan terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan dari ahlinya. Karena inilah, Cyspera hanya dipasarkan di klinik-klinik kecantikan, salah satunya Youth & Beauty Clinic.
Ditambahkan dr. Gaby Syerly, pendiri Youth & Beauty Clinic, Cyspera yang berasal dari Swiss ini memiliki kekuatan yang sama dengan hidrokinon, namun tanpa efek samping dan sangat mudah untuk digunakan.
Baca Juga: Hits 5 Berita Kesehatan : Kulit Sehat Marsha Aruan, Wanita Telan Cincin
"Kandungannya se-powerful hidrokinon. Untuk hasil sendiri, saya selalu mengedukasi pasien bahwa untuk mendapatkan kulit yang sehat itu tidak instan. Kulit sehat butuh proses. Perlu sabar, hasilnya tidak secepat hidrokinon. Tapi dalam empat minggu sudah mulai terlihat," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik
-
Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino
-
Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun
-
Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu
-
ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil