Suara.com - Buka 24 Jam, di Sini Pusat Laksa yang Paling Dicari Warga Tangerang
Bagi warga Tangerang, Laksa bukan makanan yang sulit ditemukan. Sejak dulu penjual Laksa telah lama wara-wiri di sekitar kampung dan perumahan warga.
Laksa menjadi santapan sehari-lari warga karena selain rasanya gurih dan manis, Laksa mudah ditemukan kapan saja dan di mana saja. Pagi, siang, sore, dan malam ada saja warga Tangerang yang mencari Laksa.
Laksa adalah makanan berjenis mi bertabur bumbu yang berasal dari kolaborasi kebudayaan Peranakan, China dan Melayu. Di Tangerang penjual Laksa menjajakan makanan ini dengan menjinjing bakul dan berkeliling.
Di pusat kota Tangerang, dulunya banyak berjejer penjual Laksa, apalagi ditrotoar-trotoar jalan utama. Namun, sejak 2010 Pemerintahan Daerah masa itu, merancang pusat jajanan Laksa di kota Tangerang.
Bagi Anda yang penasaran ingin mencicipi Laksa Tangerang, Anda bisa datang kapan saja. Pusat Kawasan Kuliner Laksa buka selama 24 jam. Berlokasi di Jalan Muhammad Yamin, Babakan kota Tangerang, di sana berjejer penjual Laksa. Bahkan sebelum sampai ke pondok Kawasan Kuliner Laksa, Anda sudah bisa menemui pedagang Lasa Kaki Lima keliling yang sedang mangkal di sepanjang jalan.
Tetapi kalau ingin duduk santai di bawah pohon rindang, datanglah ke pondok Kawasan Kuliner Laksa. Di sini berjejer tujuh pedagang Laksa. Mulai dari Laksa Awing, Bewok, Kumis, UU, Lepay, Suro Brewok, dan Surya. Anda bisa menikmati kuliner lainnya seperti selendang mayang dan cendol durian.
"Sejak 2010 dipindah ke sini sama Pemda waktu itu biar lebih tertip. Kalau yang di pondok bukanya nonstop. Karena orang Tangerang bisa cari Laksa jam berapa aja," ungkap Bang Ridho penjual Laksa Goyang Lidah Bang Bewok saat dikunjungi Suara.com, Rabu (25/12/2019).
Ia menuturkan meski banyak sekali yang berjualan di lokasi ini, semua Laksa ada yang membeli. Sehari-hari bahkan bisa laku 30 porsi. Jumlah itu bisa kebih banyak apabila hari libur.
Baca Juga: Resep Mie Goreng Spesial, Bikin Nagih
"Kalau libur yang datang lebih ramai. Sabtu-Minggu atau seperti hari ini (libur Natal)," celetuknya.
Di pondok Laksa Goyang Lidah Bang Bewok tersedia dua jenis pilihan Laksa. Yaitu pakai telur atau ayam kampung. Satu porsi Laksa dengan telur dijual seharga Rp 15.000 sedangkan pakai ayam Rp 25.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik