Suara.com - Setelah merampungkan tugas resmi Kerajaan Inggris beberapa waktu lalu, pasangan Harry dan Meghan Markle telah melakukan penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Beberapa perubahan yang dilakukan, salah satunya, adalah mengubah gelar panggilan keduanya dalam beberapa acara dan kesempatan.
Dilansir Suara.com dari People, sebuah badan amal yang membantu agar perempuan mendapatkan pekerjaan-- Smart Works telah mengubah deskripsi Meghan Markle dari sebelumnya "Our Royal Patron" menjadi "The Duchess of Sussex" saja dan mengganti kalimat "Our Royal Patron HRH The Duchess of Sussex"menjadi "Our Patron, The Duchess of Sussex".
Seperti diketahui sebelumnya, pihak Kerjaan Inggris serta pasangan Harry dan Meghan telah setuju menghilangkan kata 'royal' dalam setiap kegiatan dan gerakan keduanya.
Pasangan Harry dan Meghan resmi mengeluarkan keputusan mundur dari keanggotaan senior Kerajaan Inggris pada Februari 2020 lalu.
Dengan demikian, keduanya tidak terlibat dalam kegiatan resmi Kerjaan Inggris dan memilih mandiri secara finansial serta tinggal jauh di Kanada.
"Pasangan Duke dan Duchess fokus merencanakan mendirikan organisasi nirlaba baru, mengingat aturan khusus pemerintah Inggris mengenai penggunaan kata Royal, telah disepakati bahwa organisasi nirlaba mereka, ketika diumunkan pada musim semi ini, tidak akan bernama Sussex Royal Foundation," tulis pengumuman resmi seperti yang Suara.com lansir di Harpers Bazaar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan