Suara.com - Tahun lalu Markamarie bersama BEKRAF (kini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) menyelenggarakan program yang diberi nama Modest Fashion Founders Fund. Program ini menghubungkan desainer dan brand modest fashion dengan sektor keuangan seperti pendanaan dari bank.
Kini program tersebut bukan hanya berhasil membantu pendanaan namun juga mengirimkan 4 peserta terpilihnya yaitu Hannie Hananto, Neera Alatas, WAD Studio dan Luluk Marla ke Amsterdam Modest Fashion Week pada Desember 2019 lalu.
Program yang sama telah diadaptasi di Malaysia dengan nama Fund The Founders oleh perusahaan joint venture Markamarie di Malaysia yaitu Markamarie Malaysia.
"Kami menyadari bahwa program semacam ini sebenarnya dibutuhkan oleh semua pengusaha modest fashion di dunia. Banyak desainer dan brand yang butuh dukungan dari segi keuangan dan pendanaan. Termasuk yang sudah besar," kata Founder Markamarie, Franka Soeria, lewat siaran tertulis yang diterima Suara.com.
Perbedaan Fund The Founders, para pendana bukan hanya berasal dari sektor perbankan saja namun juga investor lainnya.
"Kami juga akan mendampingi mereka setelah mereka mendapatkan pendanaan. Untuk memastikan bahwa bisnis bisa berjalan dengan benar dan sehat," ujar perempuan yang jugadikenal sebagai co-founder Modest Fashion Week global ini.
Program Fund The Founders didukung oleh salah satu universitas terbaik di Malaysia yaitu Institute of Islamic Banking & Finance - International Islamic University Malaysia (IIUM).
IIUM adalah universitas negeri yang didukung resmi oleh 8 pemerintahan dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Selain itu, Markamarie sebagai perusahaan Modest Fashion lokal yang digawangi oleh Franka Soeria dan Ismail Semin baru saja merilis brandnya di Kuala Lumpur, akhir bulan lalu.
Baca Juga: Guru Besar UI Surati Jokowi Minta Lockdown Daerah Zona Merah Corona
Markamarie Sdn Bhd atau yang juga disebut sebagai Markamarie Malaysia dibentuk berkat kerjasama Markamarie dengan entrepreneur Malaysia yaitu Datin Raskidah Ali, Datin Sharon M. Zillah dan juga Malaysia Islamic Investment Chamber of Commerce (MIICC).
Markamarie yang sebelumnya dikenal sebagai promotor dan akselerator bagi modest fashion desainer dan brand di Indonesia memang menyasar Asia Tenggara sebagai target ekspansinya.
"Berawal dari marketplace Markamarie.com, kami berkembang menjadi event organizer dan akselerator bagi brand-brand modest fashion di Indonesia. Kami juga menjadi gerbang kolaborasi bagi brand modest fashion luar negeri ke Asia Tenggara," tambah Franka.
Nantinya, Markamarie Malaysia akan fokus pada program akselerasi dan capacity building bagi desainer dan brand Malaysia, penyelenggaraan event dan marketplace di Markamarie.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung