Suara.com - Catat! Ini Tips Atur Budget Belanja Biar Nggak Boros Selama di Rumah Aja
Berada di rumah aja selama imbauan social distancing dan work from home mungkin membuat kita berpikir bahwa keuangan kita akan baik-baik saja.
Namun kebanyakan justru merasa berada di rumah aja malah membuat semakin boros dan pengeluaran jadi tidak terkontrol. Mengatur budget mungkin menjadi hal terberat karena sudah banyak hal yang harus dilakukan di rumah.
Menurut financial advisor Aliyah Natasya, borosnya kita saat berada di rumah aja mungkin didorong oleh kebiasaan-kebiasaan baru yang sebelumnya bukan menjadi prioritas.
"Adanya new habit yang tadinya semuanya difasilitasi oleh kantor misalnya, tiba-tiba kita harus punya budget untuk memfasilitasi sendiri," kata Aliyah dalam Live IG '#dirumahaja Tapi Boros? Ini Triknya!' seperti dilihat Suara.com, Selasa (14/4/2020).
Oleh karena itu, Aliyah membagikan tips untuk mengatur budget keuangan selama di rumah aja untuk menghindari terjadinya pemborosan.
"Anggaran itu semua bisa terjaga kalau tetap fokus sama hal yang harus dibeli. Selama work from home, belanjaan yang harus dibeli itu makanan, alat-alat kebersihan serta kesehatan," katanya.
"Selain itu mestinya enggak, seharusnya kalau fokus itu mudah," lanjutnya lagi.
Ia mencontohkan dalam mengatur budget makanan, bisa dengan belajar lebih kreatif untuk memasak sendiri dan memanfaatkan diskon-diskon yang ada. Sesekali beri 'reward day' dengan jajan atau membeli makan pesan antar di akhir pekan.
Baca Juga: Di Rumah Aja, Yuk Cobain Resep Bihun Karamel ala Anwar BAB!
Mengatur budget bisa dimulai dengan membuat skenario budget. Skenario tersebut terdiri dari tiga skenario, yakni buruk, cukup, dan baik.
Kita mesti melihat dulu dana yang kita miliki ada berapa, dan apakah dengan dana tersebut bisa bertahan 1-3 bulan lagi atau tidak, kata Aliyah. Persiapkan juga dana darurat yang disisihkan.
"Dana darurat di waktu-waktu yang nggak pasti kayak gini tuh penting banget. Saranku paling baik membangun dana darurat itu setidaknya buat enam bulan," tutur Aliyah.
Kemudian lihat jumlah uang tunai, perkiraan pengeluaran, dan berapa dana yang bisa dicadangkan. "Dengan dana cadangan ini, kira-kira bisa bertahan berapa bulan?" katanya.
Setelah itu, baru terlihat uang yang tersisa berapa dari penghitungan tersebut dan bisa mengira-ngira keuangan berada di skenario buruk, cukup atau baik. Aliyah menganjurkan untuk membuat perkiraan budget mingguan, bisa ditulis tangan atau menggunakan aplikasi.
"Dengan mencoba budget proyeksi gini akan berpikir lebih panjang dan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
5 Rekomendasi Model Baju Imlek Wanita 2026 yang Nyaman dan Elegan
-
5 Lipstik Jadul Legendaris Mulai Rp10 Ribuan, Kualitas Tidak Murahan
-
Sosok Benny Indra Ardhianto, Wakil Bupati Klaten Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun
-
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
-
5 Sleeping Mask dengan Kolagen untuk Usia 40-an, Bikin Kulit Kencang saat Bangun Tidur
-
5 Produk Viva Cosmetics untuk Mencegah Penuaan Dini, Jaga Kulit Tetap Awet Muda
-
Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
-
Frame 50 Pas untuk Tinggi Badan Berapa? Ini 5 Rekomendasi Road Bike yang Cocok dan Anti Cedera