Suara.com - Meski tengah menjalani social distancing yang menyebabkan kamu nggak bisa pergi kemana-mana, bukan berarti kamu nggak bisa lagi menyantap menu favoritmu di restoran kesayangan. Selain bisa membelinya lewat delivery online, kamu juga kini bisa masak sendiri menu favoritmu di rumah, lho.
Iya, karena kini tak sedikit restoran yang berinovasi dengan menawarkan menu siap masak dalam kemasan berukuran family pack. Dikemas dalam kondisi setengah matang, kamu bisa mematangkan atau menghangatkan menu favoritmu ini di rumah, dan menyantapnya bareng keluarga.
Inovasi ini juga ditawarkan oleh restoran cepat saji bergaya Jepang HokBen. Di ulang tahunnya yang ke-35, HokBen meluncurkan produk Ready to Heat menu Beef Teriyaki, Beef Yakiniku, dan Chicken Teriyaki yang berukuran 200 gram.
Menurut pihak HokBen, produk ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pecinta HokBen yang harus di rumah aja demi menghindari pandemi Covid-19 yang kasusnya semakin meningkat. Cara ini juga membuat makanan tetap hangat sampai di meja makan.
"Praktis sekali cara menyiapkannya, tinggal dipanaskan dengan cara direbus, steam, atau microwave, lezatnya Beef Teriyaki, Beef Yakiniku, serta Chicken Teriyaki khas HokBen siap dinikmati bersama keluarga dan kerabat. Rasa dan kualitasnya sama dengan menu yang disajikan di restoran HokBen. Jangan khawatir, semua proses telah melalui quality control sehingga aman untuk dikonsumsi. Seratus persen higienis, 100 persen halal, 100 persen lezat," ujar Francisca Lucky, General Manager Marketing PT. Eka Bogainti (HokBen) melalui rilisnya kepada suara.com, Rabu (6/5/2020).
Produk ini juga menjawab kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan, karena menu ini bisa disajikan untuk sahur. Tidak perlu waktu lama untuk memasaknya, karena cara menyediakannya yang praktis.
"Sudah menjadi komitmen HokBen sejak dulu untuk selalu mengutamakan kualitas terbaik dan terjamin kehalalannya dalam semua menunya, dimulai dari bahan baku, proses produksi sampai siap disajikan kepada pelanggan HokBen," ungkap dia.
Menu Ready to Heat ini dihargai mulai dari Rp 49 ribu hingga Rp 69 ribu dan tersedia di semua gerai HokBen area Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Tapi khusus bulan Ramadan ini, HokBen menghadirkan harga khusus, yakni mulai dari Rp 25 ribuan per orang, terdiri dari paket berdua, berempat, dan paket lengkap berempat (Family Meal) untuk dimakan bersama keluarga, tanpa harus pergi ke gerai.
Sebagai catatan, mengingat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan pedoman tentang layanan pesan antar makanan, HokBen juga telah menerapkan pengaman double-double demi keamanan di masa pandemi Covid-19.
"Mulai dari dilengkapinya setiap box menu HokBen dengan safety sticker yang akan rusak bila kemasan sudah dibuka, dan juga penerapan standar baru agar setiap kemasan dibungkus sebanyak 2 kali dan diberikan kabel pengikat khusus (kabel tis). Jadi pelanggan tidak perlu cemas. Kami mengimbau
pelanggan agar jangan lupa membuang dahulu bungkusan paling luar sebelum pesanan dibawa
masuk ke dalam rumah," tutup Fransisca.
Baca Juga: Coba Masak Koshari Sendiri di Rumah Yuk, Cocok untuk Buka Puasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas