Suara.com - Banyak wanita mendambakan hubungan romantis dan diperlakukan secara romantis oleh pasangan. Namun, ada pula yang tak menginginkan hubungan asmara seperti itu.
Anda mungkin pernah bertemu wanita yang tidak tertarik dengan romantisme hubungan asmara. Dia bahkan tidak sekalipun berpikir tentang kencan dan berkomitmen.
Dirangkum dari Boldsky, berikut beberapa alasan wanita bisa membenci hubungan romantis.
1. Pernah mengalami kekerasan saat menjalani hubungan romantis
Bagi wanita yang pernah terlibat dalam hubungan yang kasar dan beracun, mungkin saja mereka menganggap hubungan romantis adalah sesuatu yang menakutkan. Mereka takut jika pada akhirnya harus menghadapi situasi mengerikan serupa.
2. Pernah jadi korban selingkuh
Wanita yang pernah ditipu pasangannya alias jadi korban selingkuh mungkin juga mengembangkan kebencian terhadap hubungan romantis. Mereka mungkin menganggap kencan hanya buang-buang waktu.
Mereka lebih suka tetap sendiri, kecuali benar-benar telah menemukan pasangan yang bisa membuat mereka percaya bahwa tidak semua orang bakal mengkhianati mereka.
3. Tak ingin kehilangan jati diri
Baca Juga: Kuncinya Saling Menghormati, Ini 5 Tanda Kamu dan Dia Punya Hubungan Sehat
Beberapa wanita mungkin sampai rela meninggalkan individualitas mereka demi memperkuat hubungan asmara atau membuat pasangan bahagia. Mereka berusaha keras menyesuikan diri dengan preferensi dan perspektif pasangan mereka sehingga seolah lupa seperti apa diri mereka sesungguhnya.
Nah, mungkin ada orang-orang yang tidak suka dengan konsep hubungan seperti itu. Jadi, mereka cenderung membenci dan menghindari hubungan romantis.
4. Takut berkomitmen
Bagi sebagian orang, komitmen terlihat seperti kendala dalam kehidupan mereka. Mereka mungkin ingin terus menjalani kehidupan sesuai cara mereka sendiri. Jadi, mereka merasa lebih baik menjauh dari segala bentuk komitmen yang bakal membuat kebebasan mereka berkurang.
5. Mereka melihat banyak hubungan tidak sehat di sekitarnya
Bukan hanya pengalaman sendiri, apa yang dialami orang-orang di sekitar mereka juga bisa berpengaruh. Mereka mungkin melihat banyak orang kehilangan harapan dan patah hati setelah hubungan asmara kandas akibat adanya beberapa masalah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sifat Shio Anjing yang Sangat Setia dan Berjiwa Pelindung, Benarkah Selalu Jadi Sosok Terpercaya?
-
Nonton Pestapora 2026 Tanpa Bikin Dompet Menangis dengan Promo dari BRI
-
Nomor 0881 Kartu Apa? Ternyata Operator Smartfren, Ini Kode Nomor Prefix Lainnya
-
Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan
-
Ikuti Putusan MK, Purbaya Akan Pisahkan MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2028
-
Mencuci Brush Makeup Pakai Sabun Apa? Ini Cara Membersihkannya agar Tetap Awet
-
0812 Nomor Apa? Kenali Kode Area dan Daerah Asal Kartu Telkomsel
-
Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU
-
Intip Rencana Bisnis SWAP Usai IPO
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite