Suara.com - Indonesia kaya akan budaya dan tradisi, termasuk tradisi unik menyambut Hari Raya Iduladha.
Bagi umat Islam, Hari Raya Iduladha merupakan salah satu hari besar keagamaan yang selalu dinantikan.
Waktu perayaan Iduladha yang bertepatan dengan datangnya 'Musim Haji' dan ditandai dengan penyembelihan hewan kurban membuat hari raya keagamaan tersebut populer pula dengan sebutan Lebaran Haji dan Hari Raya Kurbam.
Nah, perayaan Iduladha ini terasa semakin spesial, karena berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi unik untuk menyambut hari istimewa tersebut.
Dari sekian banyak tradisi yang ada di Indonesia, ada 7 tradisi unik menyambut Hari Raya Iduladha yang Suara.com rangkum.
1. Aceh, Tradisi Meugang
Provinsi paling Barat Indonesia ini memiliki tradisi unik untuk menyambut Iduladha yang dinamakan Meugang, sebagai simbol rasa syukur selama 11 bulan mencari nafkah.
Tradisi yang dilakukan dua hari sebelum Hari Raya Kurban ini, masyarakat Aceh akan memasak daging yang nantinya akan dimakan bersama keluarga, kerabat, dan anak yatim piatu.
2. Cirebon, Tradisi Gamelan Sekaten
Usai solat Iduladha, Keraton Kesepuhan Cirebon akan menggelar tradisi yang disebut Gamelan Sekaten Masjid Agung Sang Cipta Rasa.
Baca Juga: 5 Tips Sehat Mengonsumsi Daging saat Idul Adha
Ini adalah masjid yang terletak di dalam kompleks Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, yang ditandai dengan alunan alat musik gamelan.
3. Semarang, Tradisi Apitan
Sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki berupa hasil bumi pada Tuhan, masyarakat Semarang biasa menggelar upacara Apitan jelang Iduladha.
Dalam tradisi ini, masyarakat akan berdoa terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan mengarak berbagai hasil panen dari daerahnya ke seluruh kota.
Setelah itu, mereka akan menyantap nasi tumpeng dan hasil panen beramai-ramai.
4. Yogyakarta, Tradisi Grebeg Gunungan
Keraton Yogyakarta juga akan menggelar upacara Grebeg Gunungan jelang Iduladha.
Mirip seperti tradisi Apitan, masyarakat juga akan mengarak makanan hasil bumi yang disusun tinggi menyerupai tiga gunung.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Prabowo Berikan Bantuan Sapi Rp72,7 Miliar untuk Tradisi Meugang di Aceh
-
Tradisi Unik Imlek yang Cuma Ada di Indonesia!
-
Dari Toraja hingga Ethiopia: Tradisi-Tradisi Unik yang Masih Dilestarikan
-
Erau Kutai: Saat Naga Jadi Rebutan di Sungai Mahakam, Ini Maknanya!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali