Suara.com - Turki kembali membuka wilayahnya untuk pariwisata, khusus turis dari Rusia. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah kedatangan turis.
Dilansir Anadolu Agency, hampir 40.000 turis Rusia mendarat di kota resor Antalya dalam dua hari terakhir setelah dimulai kembali penerbangan antara Turki dan Rusia di tengah langkah-langkah kuat mengantisipasi pandemi Covid-19.
"Sekitar 22.000 turis Rusia tiba pada Selasa. Hari ini [Rabu], kami mulai menerima 17.571 tamu Rusia," ungkap Gubernur Antalya Ersin Yazici dalam sebuah konferensi pers.
Yazici mengatakan semua tindakan yang diperlukan untuk melawan virus korona telah dilakukan di Antalya.
"Saya berharap turis Jerman segera datang dan sektor pariwisata semakin aktif," imbuh dia.
Menekankan Antalya adalah salah satu kota dengan jumlah kasus Covid-19 paling rendah dibandingkan dengan populasinya, Yazici mengatakan kota itu adalah salah satu kota teraman di Turki.
"Tidak ada kasus yang mengancam kota. Kami mengundang semua turis lokal dan asing ke ibu kota pariwisata ini," ujar dia.
Pada Senin (10/8) lebih dari 23.000 turis Rusia mendarat di kota wisata di pinggir Laut Mediterania itu, banyak fasilitas berlibur di kota itu mengikuti program Sertifikat Pariwisata Aman Turki.
Antalya adalah tujuan favorit bagi orang Rusia karena pada tahun lalu sekitar 5,6 juta pengunjung Rusia mendatangi kota tersebut, secara keseluruhan total 15 juta pengunjung asing yang berlibur ke kota wisata itu.
Baca Juga: Anthony Fauci Ragukan Keamanan Vaksin Covid-19 Rusia
Gubernur Antalya mengatakan kit tes diagnosis darurat untuk Covid-19 di kota itu sudah mencukupi, para turis akan dites Covid-19 sebelum kembali ke negara mereka.
Terkait kemungkinan kasus positif pada wisatawan asing, Yazici mengatakan setiap hotel telah menyiapkan ruang karantina, dan wisatawan yang perlu dirawat di rumah sakit akan dirawat dengan biaya tertentu.
Berita Terkait
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Rekaman Dramatis Kompleks Pabrik Kimia di Rusia Meledak, 7 Orang Tewas 152 Luka-luka
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Hukum Kok Butuh FYP? Ketika Viralitas Jadi Syarat Menindak Turis Nakal
-
Benjamin Netanyahu Umumkan Turki Musuh Israel, Sejajar dengan Hizbullah
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Penjelasan Dokter
-
Menikah di Usia 30-an Kian Diwajarkan, Tanda Perubahan Prioritas Anak Muda?
-
Api Bertemu Air, Begini Tingkat Kecocokan Zodiak Leo dan Scorpio dalam Pernikahan
-
Sering Terlambat Ditangani, Usus Buntu pada Balita Ternyata Paling Rawan Alami Kebocoran
-
Review Serial Ballard: Adaptasi Novel Michael Connelly yang Sangat Solid!
-
Serentak di 3 Kota, Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya Resmi Mulai MPLS
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
-
Jakarta Biennale 2026 Strategis Majukan Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia
-
Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus