Suara.com - indonesia termasuk negara dengan konsumsi terbanyak kelima setelah Uni Eropa, Amerika Serikat, Brazil, dan Jepang. Ini tercatat dalam Data Tahunan Konsumsi Kopi Indonesia 2019 yang dikeluarkan oleh Global Agricultural Information Network.
Apalagi, pada masa pandemi virus Covid-19 yang membuat kebanyakan orang harus bekerja dari rumah. Kopi termasuk minuman yang paling dicari untuk meningkatkan semangat dalam berkegiatan.
Untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan di masa pandemi virus Covid-19 ini, kedai kopi Kisaku menciptakan inovasi baru, agar para penggemar kopi tetap bisa menikmati kopi mereka di rumah.
Catherine Halim, Co-founder dan Managing Partner Kisaku Catherine menjelaskan kini, platform penjualan daring pun menjadi solusi bagi masyarakat untuk tetap menikmati kopi. Dengan menyediakan Home Series, yang berupa kopi siap minum berukuran literan juga terbukti efektif sebagai sarana penjualan.
Tidak berhenti hingga di situ, Kisaku saat ini juga menyediakan paket DIY Kit yang terdiri dari espresso sebesar 160ml, chocolate ganache sebesar 180 ml, dan gula aren sebesar 180 ml.
Catherine menjelaskan bersama DIY Kit yang tahan disimpan di kulkas selama satu minggu serta memiliki harga Rp 99 ribu ini, Kisaku berusaha mengajak para pecinta kopi untuk terus berkreasi dalam menciptakan minuman favorit mereka.
"Dari mulai Iced/Hot Black, Iced/Hot Latte, Iced/Hot Kampoeng Latte, Iced/Hot Chocolate, hingga Iced/Hot Mocha, bisa dibuat ulang dengan memadukan espresso, chocolate ganache, dan gula aren yang kami sediakan," tambah Catherine.
Bukan cuma itu, Kisaku ingin membantu tiap pelanggan mendapatkan pengalaman minum kopi yang sempurna, tanpa harus keluar rumah. Oleh karenanya kini Kisaku juga berkolaborasi dengan Bodum, sebuah merek peralatan rumah tangga internasional dari Denmark.
Dalam kolaborasi inovatif ini, penikmat kopi bisa membeli koleksi yang dinamakan Kisaku x Bodum Home Kit berupa gelas spesial yang cantik, terbuat dari bahan borosilicate glass.
Baca Juga: Seperti Minum Kopi, Olahraga 20 Menit Dapat Tingkatkan Kerja Otak
Gelas ini mampu menjaga suhu panas atau suhu dingin dari tiap minuman. Memiliki double wall, teknologi yang diaplikasikan Bodum tersebut juga akan mengurangi resiko terjadinya pelepuhan ujung jari saat menyentuh gelas berisi minuman panas.
Penggemar minuman dingin juga tidak perlu lagi menyediakan alas gelas untuk menghindari pengembunan yang bisa merusak lapisan meja.
"Dengan harga Rp 349 ribu, Kisaku x Bodum Home Kit diharapkan bisa membuat pengalaman minum kopi setiap orang semakin menyenangkan, dengan tetap di rumah aja," tutup Catherine
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Hanura Ganti Logo Jadi Singa, Bawa Misi Kembali ke Senayan di 2029
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
8 Tips Pilih Rice Cooker yang Awet Tahan Lama dan Hemat Listrik
-
Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung
-
Drag Race Masuk Kejurnas! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Siap Panaskan Aspal Lanud Gading Yogyakarta
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Turun Terus Jadi Rp2.178.000/Gram
-
ROG Rayakan 20 Tahun dengan RTX 5090 hingga Monitor 540Hz, Harga Paket Tembus Rp279 Juta
-
Jakarta Makin Mahal, Koridor Timur Jadi Alternatif Pencari Rumah
-
Misteri Makam Tanpa Jasad di Tulungagung: Jejak Abad ke-16 yang Terkubur 3 Meter di Bawah Tanah
-
Ketika Utang Menjadi Jerat: Pelajaran Penting di Buku Merah MTR