Suara.com - Aneka macam tutorial perawatan kecantikan kini dapat ditemukan dengan mudah di internet. Salah satunya, ada banyak tips kecantikan yang viral lewat media sosial TikTok.
Beberapa waktu lalu, tutorial untuk memutihkan gigi dengan bleaching sempat viral di TikTok. Tutorial tersebut lantas banjir kritikan.
Kali ini, sebuah video tutorial lainnya kembali menjadi viral. Menyadur The Sun, tutorial kecantikan tersebut diklaim dapat menghilangkan tahi lalat dengan mudah.
Dalam video yang beredar, beberapa warganet tampak mencoba menghilangkan tahi lalat dengan cara digaruk, dicongkel, hingga menggunakan bahan kimia berbahaya dan dibakar.
Padahal, jika tidak dilakukan secara profesional, proses ini dapat membuat kulit terluka, rusak, dan terinfeksi.
Sejak menjadi viral, banyak dermatologis mengecam tren menghilangkan tahi lalat di rumah ini. Proses pengangkatan tahi lalat tidak mungkin dilakukan secara aman di rumah.
"Ini harus dilakukan dokter yang berkualifikasi atau dermatologis terlatih yang tahu apa yang mereka lakukan," ungkap Dr. Ross Perry dari Inggris.
"Menggunakan bahan kimia atau mencoba mencongkel tahi lalat dapat berdampak pada infeksi, pendarahan, bekas luka, dan kerusakan di area kulit tersebut," tambahnya.
Sejak tutorial menghilangkan tahi lalat ini viral, banyak dokter dan dermatologis membuat video balasan untuk mengingatkan warganet agar tidak berbuat gegabah.
Baca Juga: Cerita Pria Pemabuk Tobat, Minta Pacar Diajari Salat dan Mengaji
Bagi beberapa orang, tahi lalat memang dapat mengganggu penampilan. Tidak heran, banyak yang ingin menghilangkan tahi lalat terutama di area wajah.
Namun, proses menghilangkan tahi lalat tetap harus dilakukan secara profesional dan melalui tahap konsultasi dengan dokter.
"Penting untuk mengingatkan orang-orang bahwa media sosial tidak boleh digunakan sebagai sumber untuk mengatasi masalah kulit," tambah Dr Anjali Mahto, juru bicara Asosiasi Dematologis di Inggris.
Sebelumnya, tutorial memutihkan gigi di TikTok juga dikecam dokter karena dianggap membahayakan dan ditiru anak-anak hingga remaja.
Lewat tutorial tersebut, warganet ramai-ramai mengoleskan bahan kimia hidrogen peroksida ke gigi karena diklaim dapat memutihkan.
Padahal, hal ini dapat berdampak pada kerusakan gigi dan gusi secara permanen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kenapa Ida Hamidah Dicopot Dedi Mulyadi? Ini Kronologi Kasus Samsat Soekarno-Hatta
-
Serum Vitamin C Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan dan 5 Rekomendasi yang Bagus
-
Syarat dan Cara Daftar SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026, Gajinya Tembus Rp8 Juta!
-
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
-
Day Cream Dulu atau Sunscreen Dulu? Ini Panduan untuk Wajah Glowing anti Flek Hitam
-
5 Sunscreen Lokal dengan Kualitas Premium untuk Cegah Penuaan Dini
-
Beda dari Selat Hormuz Iran, Apa Peran Selat Malaka bagi Indonesia?
-
Rambut Cepat Lepek padahal Baru Keramas? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Body Lotion Apa yang Bisa Atasi Belang? Ini 5 Pilihan Murah dan Bagus, Mulai Rp11 Ribuan
-
5 Rekomendasi Kompor Tanam Paling Awet dan Hemat Gas LPG