Suara.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggandeng YouTuber Atta Halilintar dalam kampanye dan sosialisasi mendukung program Kementrian Perhubungan.
Program sosialisasi yang dilakukan Garuda Indonesia bersama Atta Halilintar adalah mengenai bagaimana protokol kesehatan yang harus dilakukan saat hendak bepergian dengan pesawat di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Dikutip melalui unggahan Twitter akun resmi @IndonesiaGaruda, Senin (7/9/2020) Atta bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terlihat tengah mempraktikan protokol kesehatan jarak fisik atau physical distancing saat sedang menunggu penerbangan.
"Setelah menyapa penumpang, @BudiKaryaS menjelaskan kepada @AttaHalilintar mengenai keamanan & kenyamanan berpergian dengan pesawat. Salah satunya Physical Distancing pada saat menunggu penerbangan. @AngkasaPura_2 @kemenhub151 #YukTerbangLagi #BecauseYouMatter #GALiveReport," cuit akun tersebut.
Meski begitu, ada satu yang menjadi perhatian warganet, salah satunya akun @puturudy yang justru mengkritik cara berpakaian kekasih Aurel Hermasyah tersebut.
Terlihat, pada momen itu, Atta mengenakan pakaian batik lengan bercorak biru hitam yang ia padukan dengan ripped jeans, serta bandana ikoniknya. Namun, bagi akun @puturudy, pakaian tersebut tidaklah pantas untuk dikenakan.
"Bila saja busana yg dikenakan Atta itu batik ori, batik hasil karya budaya luhur bangsa, sangat tidak pantas dikombinasikan dg celana denim belel dan sobek begitu. Jangan pernah lagi pakai batik kalau anda tdk pny kemampuan mengapresiasi batik," tulis lelaki bernama Putu Rudi Setiawan.
Karena kritikan ini cuitan akun @puturudy pun menuai komentar beragam dari warganet lain. Ada yang mendukung, tak sedikit pula yang membela Atta.
"Dulu kami diajari untuk berpakaian santun jika berbicara dengan orang yang lebih tua.
Ini kok, celana kk Atta sobek gitu ya. #DahulukanAdabBaruIlmu," cuit @HijrianiDY.
Baca Juga: Gereja Berusia 1.100 Tahun Gelar Misa di Tengah Pandemi
"Outfitnya Atta ga banget deh. Emang sih uang tidak bisa membeli taste. Hehehe," tulis @arendysm.
"tergantung apa yg ada di hati n pikiran kalian dah, @AttaHalilintar , apa kita jauh lbh baik dr dia? hati2 m hati hidup sebentar kurang²in nyakitin orang," kata @noormayasuri membela.
"Atta itu kebetulan aja mau ke Bali. Bukan sengaja. Ya ampuun. Aku juga sering menkritisi pemerintah termasuk pak menhub. Tapi ga harus membabi buta kyk gini juga," tambah @Liyach4.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah