Suara.com - Aplikasi Zoom menjadi salah satu yang banyak digunakan selama pandemi virus corona. Meski tidak bisa bertatap muka secara langsung, semua orang tentu tetap ingin tampil maksimal.
Bagi kaum Hawa, makeup dapat menjadi senjata andalan agar tampil segar saat rapat lewat Zoom. Namun, ada pula yang merasa bahwa makeup saja tidak cukup.
Salah satu contohnya adalah seorang ibu bernama Helen Fearon asal Inggris. Ibu 57 tahun ini mengaku dirinya melakukan operasi plastik karena tidak percaya diri saat Zoom.
Melansir Daily Mail, Helen malu melihat penampilannya yang lelah dan mengantuk saat Zoom. Hal ini disebabkan oleh kelopak matanya yang berbentuk menggantung.
Lewat acara bincang-bincang This Morning, Helen mengaku bahwa dirinya memutuskan untuk operasi plastik karena takut terlihat lebih tua dari umur aslinya.
"Aku tidak melakukannya karena ingin terlihat muda, aku ingin terlihat berumur 57, aku tidak mau terlihat lebih tua dan lelah."
"Aku paham bahwa ada faktor pencahayaan yang buruk (saat Zoom), tapi kuharap operasi ini sukses dan aku akan baik-baik saja," tambah Helen.
Setelah berbulan-bulan melihat tampilan wajahnya di Zoom, Helen pun merasa malu. Akhirnya, dia melakukan operasi plastik untuk mengangkat kelopak mata.
Ini adalah kali pertama Helen melakukan oplas. Sebelumnya, dia hanya pernah suntik botox dan filler.
Baca Juga: Hits: Payudara Berlubang Karena Oplas Gagal, Item Fesyen yang Dianggap Kuno
"Aku harap aku tidak perlu operasi mata lainnya. Selama bertahun-tahun aku melakukan botox dan filler, kurasa semua yang kukenal melakukannya," tambah Helen.
Helen bukanlah satu-satunya orang yang kehilangan kepercayaan diri karena Zoom. Menurut dokter bedah plastik Ross Perry, jumlah pasien yang ingin oplas selama pandemi bertambah.
Salah satu alasannya, lebih banyak orang menghabiskan waktu di depan komputer dan hal ini membuat kulit mudah berkerut.
"Sekarang, kita menggunakan Zoom sepanjang hari dan kita melihat bagaimana wajah kita aslinya," ungkap dr. Ross Perry.
Prosedur suntik botox dan filler menjadi populer untuk mengatasi tampilan lelah di wajah. Selain itu, oplas kelopak mata juga banyak dicari agar tidak terlihat mengantuk.
"Kurasa semua orang punya pencahayaan dan penampilan yang buruk saat di depan kamera."
"Semua hal ini menimbulkan pikiran negatif tentang bagaimana kita melihat diri sendiri, dan untuk beberapa orang, ini mendorong mereka melakukan sesuatu," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses