Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle sukses menunda tanggal persidangan melawan media Mail On Sunday. Penundaan tanggal persidangan ini memicu rumor bahwa Meghan Markle hamil anak kedua.
Pada Oktober 2019 lalu, Meghan melayangkan tuntutan pada Mail On Sunday dan Associated Newspapers karena telah mempublikasikan surat pribadi Meghan pada ayahnya.
Sidang untuk tuntutan tersebut seharusnya digelar pada 11 Januari 2021. Namun, Pangeran Harry dan Meghan Markle berhasil meminta penundaan hingga 9 bulan.
Melansir laman Yahoo! Lifestyle, permintaan pasangan Duke dan Duchess of Sussex untuk menunda persidangan dengan disetujui oleh hakim Justice Warby di High Court, London.
Hakim Justice Warby menyebutkan bahwa dirinya menyetujui permintaan penundaan yang disampaikan tim hukum Meghan Markle. Namun, alasan pastinya dirahasiakan.
"Kesimpulanku adalah mengabulkan permintaan itu merupakan hal yang benar untuk dilakukan dengan mempertimbangkan semua situasi," ungkap Warby.
"Itu berarti tanggal persidangan pada 11 Januari 2021 akan dikosongkan dan sidang dipindah pada musim gugur."
Dengan adanya penundaan ini, sidang diharapkan akan kembali digelar paling lambat 15 Oktober 2021.
Meski begitu, fakta bahwa sidang ditunda hingga 9 bulan telah memunculkan spekulasi bahwa Meghan Markle sedang, atau akan, hamil anak kedua.
Baca Juga: Meghan Markle Pamer Jam Tangan Warisan Putri Diana, Harganya Rp300 Juta
Menurut para penggemar keluarga kerajaan, jeda waktu itu cukup bagi pasangan Duke dan Duchess of Sussex untuk menyambut kelahiran adik bagi Archie.
"Apakah Meghan Markle hamil lagi? Dia baru saja mendapat 9 bulan penundaan untuk kasusnya," tulis salah satu warganet.
"Jadi kita semua setuju bahwa Meghan Markle hamil. Penundaan selama 9 bulan adalah waktu yang sangat spesifik," imbuh yang lain.
Namun, kabar ini belum bisa dikonfirmasi. Juru bicara untuk keluarga Pangeran Harry dan Meghan Markle telah memutuskan tidak berkomentar.
Di sisi lain, ayah Meghan Markle telah menyatakan bahwa dirinya tidak setuju dengan penundaan persidangan.
Menurut Thomas Markle, dia tidak setuju sidang ditunda karena alasan kesehatannya sendiri.
"Tidak ada saudara laki-lakiku yang hidup di atas umur 80 tahun. Aku realistik dan bisa meninggal besok," ungkap Thomas Markle.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari