Suara.com - Keterampilan tambahan seperti menjahit bisa menjadi modal untuk bertahan hidup dan mendapat penghasilan.
Terlebih di era pandemi Covid-19 seperti sekarang, kemampuan menjahit-- meski bukan kebutuhan esensial, dapat menjadi daya guna yang menguntungkan.
Belum lama ini Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Kota Administrasi Jakarta Timur bekerjasama label Batik Betawi -- ELEMWE mengadakan pelatihan menjahit untuk warga yang tinggal di Jakarta Timur.
Tercatat lebih dari 100 peserta yang terbagi di 10 Kecamatan di Jakarta Timur mengikuti program pelatihan menjahit yang menyasar kalangan usia remaja hingga dewasa tersebut.
Program ini secara khusus diperuntukan bagi warga di wilayah Jakarta Timur yang ingin merintis usaha di bidang industri fesyen.
"Teknik yang kita sampaikan cukup sederhana hanya butuh waktu tiga hari mereka sudah bisa menerapkanya, seperti membuat busana kasual misalnya," kata Lily Mariasari sebagai salah satu pemateri sekaligus desainer busana Muslim.
Kata Lily, pengetahuan umum di bidang fesyen yang diajarkan antara lain cara menjahit, mengukur, membuat pola, dan cara menggunting yang tepat.
"Jika suatu saat mereka ingin lanjut magang sampai mereka mahir maka kami akan membuka kesempatan itu, pada setelah itu kami akan mereferensikan keahlian mereka kepada rekan-rekan fesyen desainer atau sekolah tata busana," tambah Lily melalui siaran pers yang diterima Suara.com beberapa waktu lalu.
Menurut Suku Dinas DKI Jakarta Timur, program pengembangan minat seperti ini dapat sangat membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Baca Juga: Cuma Gegara Salah Foto Cabe, Jabatan Desainer Grafis Ini Diturunkan Jadi OB
Dengan begitu, diharapkan masyarakat bisa berkarya dan menjalankan usaha dengan mengikuti program praktek nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah