Suara.com - Bayangan manusia biasanya terbentuk karena adanya pantulan cahaya pada bagian tubuh. Pantulan cahaya tersebut yang membentuk bayangan. Berbicara mengenai bayangan, rupanya banyak mitos-mitos menarik mengenai hal yang satu ini.
Berdasarkan legenda di beberapa negara, bayangan memiliki makna atau filosofi tersendiri. Bayangan manusia selalu dikaitkan dengan sesuatu yang mistis, orang percaya bahwa itu adalah manusia ganda, alter egonya dan bahkan cerminan jiwa. Di bawah ini terdapat mitos di berbagai mengenai bayangan.
1. Mitologi Slavia
Slavia memiliki mitos mengenai bayangan. Menurut masyarakat Slavia, bayangan adalah tautan yang tidak dapat dipisahkan dari pemiliknya. Jika terdapat musuh, orang Slavia dapat mengucapkan mantra, dan bayangan itu bisa membunuh seseorang. Selain itu, dalam mitologi Slavia bayangan dapat muncul dan menyamar sebagai vampir yang diyakini sebagai roh orang yang sudah meninggal.
2. Legenda Bulgaria
Berdasarkan legenda Bulgaria, iblis diciptakan oleh Tuhan dari bayangannya. Masyarakat percaya, jika seseorang memberikan pukulan fisik pada seorang penyihir, mereka tidak akan merasakan sakit apapun. Namun, dikatakan ketika kita menabrak tiang kayu atau batang bayangan penyihir, hal itu dapat menolak mantra yang mereka berikan.
3. Legenda Serbia
Menurut mitologi serbia, bayangan dapat dipisahkan dari tubuh manusia dan masu ke kepalanya. Hal itu akan membuat pikirannya kabur. Oleh karena itu, masyarakat Serbia melarang anak-anak untuk bermain atau bahkan melompati bayangan
4. Mitos Irlandia
Baca Juga: Best 5 Oto: Lexus UX300e di Indonesia, New Honda City e:HEV ke Thailand
Irlandia memiliki mitos mengenai bayangan, yaitu jika menginjak bayangan seseorang, hal itu akan membawa kesialan atau bencana besar. Dikatakan, jika anak-anak sakit, hal itu karena seseorang menginjak bayangan mereka.
5. Mitos Belarusia
Masyarakat Belarusia percaya. Jika seseorang sakit parah, ia harus mengukur bayangannya ke dinding lalu memotongnya dengan kapur atau pin. Hal itu dipercaya dapat menarik penyakit manusia, dan hal-hal buruk lainnya.
6. Legenda Utara
Berdasarkan keyakinan beberapa Wilayah Utara belahan bumi, dipercaya saat meletakkan fondasi bagi pemilik rumah baru tidak harus di bawah sinar matahari. Jika pemiliknya tidak memperhatikan dan melakukan kesalahan seperti itu, dia jatuh sakit dan meninggal setelah 40 hari. Namun, jiwanya tetap menjadi pelindung rumah selamanya. / Fajar Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
-
31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan
-
Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan
-
Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini
-
UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
-
KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi