Suara.com - Beberapa perusahaan menerapkan larangan pasangan bekerja di kantor yang sama, karena dianggap bisa menganggu kinerja dan merusak profesionalisme.
Tapi bekerja dengan pasangan juga punya beberapa manfaat, yang menurut studi for the Study of Labor di Denmark 2001 & 2010 bisa meningkatkan penghasilan keluarga secara signifikan, menurunkan pengeluaran, dan punya lebih banyak waktu bersama.
Perencana sekaligus Pakar Keuangan Prita Ghozie mengungkap 5 tips agar bisa tetap profesional dan tidak menganggu pekerjaan meski berada di kantor yang sama dengan pasangan, seperti sebagai berikut:
1. Lakukan pembagian tugas
Selayaknya berbisnis dan membangun usaha, pasangan kekasih atau suami istri harus melakukan pembagian tugas. Pembagian tugas harus dilakukan berdasarkan kapasitas, jabatan, dan kemampuan pasangan.
2. Tentukan waktu bekerja
Tantangan saat bekerja dengan pasangan adalah tetap membicarakan urusan rumah atau urusan pribadi meski saat bekerja, begitupun sebaliknya. Kalau sudah begitu, kata Prita, siasati dengan menentukan jam kerja untuk setiap orang, begitu juga dengan jatah cuti atau libur suami maupun istri.
3. Pembagian penghasilan yang jelas
Jika pasangan kekasih atau suami istri bekerja sekantor dengan manajemen pasti, maka akan menerima gaji bulanan. Atau jika membuka usaha sendiri ada keuntungan yang diterima, maka pastikan keuntungan dibagi secara jelas per satu orang.
4. Pisahkan aset suami dan istri
Saat bisnis mulai berjalan, pikirkanlah pemisahan harta baik suami ataupun istri. Tujuannnya agar keuangan tetap berjalan, antisipasi jika usaha bangkrut.
Mengingat biasanya memulai usaha dengan pinjaman, sehingga saat bangkrut dan aset sudah dipindahkan atas nama per perorangan suami atau istri, maka aset milik pasangan bisa tetap aman dari sitaan.
5. Hindari pilih kasih
Hal yang paling harus dihindari adalah mencampuradukkan urusan pribadi dengan urusan pekerjaan. Misalnya jika terjadi masalah di rumah atau saat terjadi masalah di kantor, hindari tindakan sebagai berikut:
Baca Juga: LDR Dengan Pria 36 Tahun, Nenek Ini Curhat Kangen dan Kesepian
- Membawa emosi rumah tangga dalam pengambilan keputusan di kantor, dan sebaliknya.
- Saat berikan promosi, jangan berdasarkan hubungan kekerabatan melainkan karena kemampuan dan skill.
- Hindari juga bermesraan di depan rekan kerja lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya