Suara.com - Kota Wuhan di China telah kembali dipadati penduduk sejak beberapa bulan lalu pasca diserang wabah Covid-19.
Orang-orang kembali memadati jalan-jalan di pusat kota sembari melakukan persiapan terakhir untuk Tahun Baru Imlek.
Wabah, yang pertama kali muncul di Wuhan pada akhir 2019, telah mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan penghentian total antara akhir Januari hingga awal April tahun lalu, karena rumah sakit dipenuhi orang terinfeksi Covid-19.
Menjelang Tahun Baru Imlek, Wuhan dilaporkan hampir kembali normal. Sebagian besar wilayah telah bebas virus selama berbulan-bulan.
"Saya merasa senang," ucap seorang warga Wuhan, Song Bo dikutip Channel News Asia.
Perayaan Imlek tahun ini tentu berbeda dengan tahun lalu saat virus corona SARS Cov-2 masihmewabah di kota tersebut. Song Bo menceritakan, keluarganya saat itu hanya tinggal di rumah selama perayaan.
"Tanpa melakukan apa-apa atau tidur di rumah setiap hari. Tahun ini, meski kami masih harus memakai masker, jauh lebih baik," ujarnya.
Kondisi itu disambut baim juga oleh para penjual yang telah mulaj menjajakan dagangannya. Selama akses kota Wuhan ditutup totaltahun lalu, praktis seluruh toko kehilangan konsumen. Kondisi saat ini dinilai telah jauh lebih baik.
"Sekarang, bisnis pulih dan saya puas dengan penjualan saya," kata Li Hong Gang, seorang penjual lentera di Wuhan.
Baca Juga: ShopeePay Super Online Deals Meriahkan Momen Imlek Anda di Rumah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung
-
Anime ONE PIECE Resmi Umumkan Dua Film Baru yang Tayang pada 2027 dan 2029
-
Harga Emas di Pegadaian 24 Agustus Kompak Meroket
-
17 Pesawat dan 1.500 Prajurit Tambahan Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan
-
IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini