Suara.com - Mengeluhkan pelayanan melalui layanan pelanggan sah-sah saja. Namun, pastikan Anda mengeluh dengan bijak dan pada pihak yang tepat. Pasalnya, mengeluh pada sasaran yang salah bisa berakibat fatal.
Seperti seorang pria Malaysia yang ditangguhkan oleh tempatnya bekerja karena mengeluh dengan cara yang tidak sesuai. Keluhan tersebut ia sampaikan setelah membeli minuman ternama via aplikasi ojol. Ia merasa pesanannya yang sampai kurang.
Terkait hal tersebut ia pun melakukan pengaduan via Twitter. Dalam pengaduan tersebut ia menduga driver ojol yang mengantar pesanan mencuri minumannya.
Sayangnya, pria ini melontarkan kata-kata tidak sopan pada cuitan pengaduannya. Ia langsung menuduh driver yang membawa pesanan tersebut.
"Halo @GRABMY kenapa driver mencuri Starbucks? Aku pesan 3 hanya dapat 2. Kalo mau aku belikan, bilang jangan mencuri," tulisnya dalam cuitan tersebut.
Ia pun mengucapkan kata kasar pada cuitan tersebut. Selain itu ia melampirkan tangkapan layar rincian pesanan serta minuman yang diterima.
Melihat cuitan tersebut pihak ojol pun merespon keluhan tersebut. Pihak ojol meminta namun mencoba memberikan penjelasan atas hal itu.
Berdasarkan foto yang diunggah, wadah untuk minuman memang dibuat untuk 2 minuman saja. Selain itu, untuk setiap pesanan, kemasan sudah disegel.
Pesanan di dalam seal bag pun tidak diperbolehkan untuk dibuka oleh driver. Sehingga hal ini bukanlah kesalahan driver karena driver tidak mengetahui isi dari kemasan yang diberikan pihak toko.
Baca Juga: Bukannya Antar Makanan, Driver Ojol Malah Habiskan Makanan Pelanggan
Rupanya keluhan pria ini berbuntut panjang. Perusahaan tempatnya bekerja, Syarikat Bateriku (M) Sdn Bhd, mengeluarkan pernyataan atas cuitan pria ini yang ramai di sosial media.
Melansir dari World of Buzz, dalam pernyataan tersebut mereka meminta maaf atas komentar tidak senonoh yang dilontarkan oleh salah satu stafnya.
"Di Bateriku.com, kami tidak mentolerir perilaku tidak senonoh baik di dalam maupun di luar organisasi,” kata pernyataan tersebut.
Pihak Syarikat Bateriku (M) Sdn Bhd juga mengatakan bahwa pria tersebut telah ditangguhkan selama penyelidikan masih berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset